Selasa, 24 Mei 2022
Hukum

Kejari Malang Tindak-Lanjuti Penanganan Jaksa Gadungan Yang Tipu Warga Milyaran Rupiah

profile
Senopati

12 Mei 2022 21:03

395 dilihat
Kejari Malang Tindak-Lanjuti Penanganan Jaksa Gadungan Yang Tipu Warga Milyaran Rupiah
Kajari Malang Malang, didampingi Kasie Intel dan Kasie Pidum memimpin langsung Press Release kasus tahap II Jaksa gadungan. (SJP)

KABUPATEN MALANG – Kejaksaan Negeri Malang menerima limpahan penanganan perkara kasus Jaksa gadungan yang yang melakukan penipuan pada korban.

Disinyalir, kerugian mencapai milyaran rupiah dari Kepolisian Resort Malang, dengan jumlah tersangka sebanyak tiga orang beserta barang bukti.

Menurut Kajari Kabupaten Malang, disangkakan melakukan penipuan dengan modus operandi para tersangka menawarkan kendaraan lelang hasil rampasan Kejaksaan yang ditayangkan di Media Sosial (Medsos).

Kepala Kejaksaan Negeri Malang, Diah Yuliastuti mengatakan, pihaknya menerima pelimpahan penanganan perkara penipuan dari Polres Malang dengan tersangka Fitris RA yang mengaku sebagai Wakajari.

Aksi terduga pelaku, dibantu dua tersangka Dian TM dan Riyo P yang menawarkan kendaraan hasil rampasan Kejaksaan pada para korban.

"Modusnya dengan menawarkan kendaraan mewah hasil rampasan Kejaksaan di Medsos sehingga menarik perhatian masyarakat yang akhirnya banyak masyarakat menjadi korban," kata Diah. Kamis (12/5/2022).

Diah melanjutkan, penipuan yang dilakukan tersangka tersebut di mulai sejak 2019 yang mengakibatkan banyak korban.

"Karena banyaknya korban yang melaporkan serta membawa nama Institusi Kejaksaan, maka Tim dari Kejaksaan Agung melakukan kegiatan pengamanan," imbuh dia.

Diah menjelaskan pihaknya bekerjasama dengan tim dari Kejari Kabupaten Malang pada 17 Maret 2022 lalu, di sebuah Apartemen Jogyakarta terkait Jaksa gadungan agar korbannya tidak bertambah banyak.

"Kasus ini selain merugikan para korban, juga mencederai Institusi Kejaksaan karena saat melakukan tindak penipuannya menggunakan atribut kejaksaan," beber perempuan yang sebelumnya menjabat di Kejagung RI itu.

Dengan tertangkapnya Jaksa gadungan ini, akan menjadi atensi Kejari Kabupaten Malang bagi Jaksa yang bertugas di Kejaksaan tidak diperbolehkan melakukan hal seperti yang dilakukan Jaksa gadungan.

"Saya minta pada para Jaksa yang berada dilingkungan Kejari Kabupaten Malang mencerminkan aparat penegak hukum yang bertanggung jawab, jadi jangan sampai ada hal yang bisa merugikan masyarakat," tandas Diah.

Pada kasus penipuan yang menimbulkan kerugian kurang lebih 2 milyar ini, yang mempunyai peran penting yaitu tersangka Fitris yang mengaku sebagai Wakajari Kabupaten Malang.

Sedangkan tersangka Riyo yang sebelumnya adalah korban penipuan dari tersangka Fitris yang akan dijadikan pegawai Kejaksaan.

"Namun Riyo menjadi tersangka dikarekan ikut menshare di medsos lelang kendaraan mewah hasil rampasan Kejaksaan," jelas Diah.

Untuk tersangka Dian, masih kata Diah, membuat rekening bank untuk menampung uang hasil penipuan dari tersangka Fitris.

"Jadi tiga tersangka ini mempunyai peran dan tugas berbeda-beda dalam modus penipuan Jaksa gadungan ini," pungkas Diah Yuliastuti.

Sementara itu, berkas limpahan dari Polres Malang selain tiga tersangka, juga ada barang bukti atribut Kejaksaan, satu unit laptop, tiga handphone, bendel tanda bukti penerimaan berlogo dan stempel Kejaksaan, SIM C, 2 SIM A dan 4 kartu ATM.

Ketiga tersangka selain melakukan modus penipuan Jaksa gadungan di Kabupaten Malang, juga melakukan kegiatan penipuan di Kota Malang dan Kota Jogyakarta.

Atas perbuatan semua terduga pelaku, akan dikenakan pasal penipuan dan penggelapan dengan pasal 372 dan 378 KUHP. (nes)

Editor: Doi Nuri

Tags
Anda Sedang Membaca:

Kejari Malang Tindak-Lanjuti Penanganan Jaksa Gadungan Yang Tipu Warga Milyaran Rupiah

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT