Selasa, 27 September 2022
Hukum

Mantan Ketua KPU Batu, Rochani, Diduga Halang-halangi Proses Perdamaian 

profile
Doi

30 Agustus 2022 15:28

939 dilihat
Mantan Ketua KPU Batu, Rochani, Diduga Halang-halangi Proses Perdamaian 
Proses perdamaian dugaan kasus penganiayaan gagal, diduga ada campur tangan Rohani, mantan Ketua KPU Batu. (Doi/SJP)

KOTA BATU – Proses perdamaian perkara yang telah bergulir di Polres Batu, dengan kasus dugaan pengeroyokan yang melibatkan anak dibawah umur, gagal menemui kesepakatan damai.

Adalah Rochani, mantan ketua KPU Kota Batu dilaporkan oleh empat orang warga Kota Batu terkait dugaan menghalang-halangi proses perdamaian dan fitnah kepada anak-anak dari empat orang tua pelapor.

Penasehat Hukum keempat pelapor, Suwito SH MH, membenarkan atas pelaporan perempuan yang kini menjabat komisioner KPUD Jawa Timur, dengan tanda bukti laporan / pengaduan tanggal 24 agustus 2022.

"Rochani diduga telah menghalang-halangi proses perdamaian perkara yang telah bergulir di polres batu beberapa waktu lalu," kata Suwito, Selasa (30/8/2022).

Diduga pula, lanjut Suwito, terlapor diduga melakukan fitnah dengan menuduh seolah-olah pelaku yang masih anak-anak itu, telah melakukan penyekapan dan pengeroyokan terhadap korban yang sama-sama masih anak-anak.

Ditambahkan Suwito, orang tua pelaku tidak bisa menerimakan perlakuan Rochani yang bukan orang tua korban, saat mediasi dengan mengabaikan prinsip-prinsip perdamaian yang mestinya diberlakukan pada perkara anak.

“Rochani ini meskipun bukan orang tua korban, saat mediasi mengatakan kepada orang tua korban agar mengabaikan permintaan maaf orang tua pelaku beserta semua penjelasan-penjelasannya dan diduga melakukan fitnah dengan mengatakan kepada orang tua pelaku jika korban di sekap dua hari oleh para pelaku,” kata dia.

Suwito memastikan, karena dugaan intervensi Rochani, dan diduga juga melakukan fitnah keji tersebut berakhir orang tua korban tidak mau berdamai.

“Diduga, akibat intervensi Rochani orang tua korban menolak itikad baik dari orang tua pelaku sehingga perkara anak tersebut berlarut-larut dan berpotensi mengganggu proses belajar anak-anak kelas tiga salah satu SMUN ternama di Batu. 

Disayangkan Wito, Rochani mencederai proses mediasi perdamaian yang telah di atur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Sementara, Rochani mengatakan jika dirinya belum mengetahui adanya pelaporan yang dilakukan oleh pihak kuasa hukum terduga pelaku.

"Saya masih belum tahu jika saya dilaporkan, tapi ini adalah hak saya sebagai keluarga untuk membela harkat keponakan saya selaku korban," katanya.

Kepada suarajatimpost.com Rohani mengatakan jika ketidak terimaan dirinya atas peristiwa yang menimpa keponakannya, hingga mengakibatkan cacat. Sehingga menuntut tetap pada jalur hukum.

"Saya sedang di Surabaya, kalau mas kepingin lihat rekam medisnya silakan kesini, bisa anda lihat sendiri bagaimana parahnya," imbuh dia.

Rohani meyakinkan, jika korban mengalami patah rahang dan sudah mendapatkan perawatan medis di Persada Hospital Malang.

"Bukan hanya dikeroyok, keponakan saya juga disekap. Sudah begitu, aksi pengeroyokan itu divideokan dan di bully," ungkap Rohani kesal.

Terakhir, Rohani siap menerima konsekuensi atas sikap dirinya dalam membela hak korban. (Doi Nuri)

Editor: Redaksi 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Mantan Ketua KPU Batu, Rochani, Diduga Halang-halangi Proses Perdamaian 

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT