Rabu, 30 November 2022
Hukum

Melanggar Jam Operasional Kendaraan Muatan, Pengendara di Lumajang Siap Ditilang

profile
Achmad

22 September 2022 08:34

466 dilihat
Melanggar Jam Operasional Kendaraan Muatan, Pengendara di Lumajang Siap Ditilang
Salah satu truk yang di tilang oleh polisi karena salahi aturan. (SJP)

LUMAJANG – Melanggar jam operasional, kendaraan angkutan barang khususnya di wilayah Kabupaten Lumajang, siap-siap ditilang.

Saat ini, menurut Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP Radyati Putri Pradini, diberlakukan jam operasional. 

"Dibatasi pada jam - jam tertentu. Masyarakat khususnya para pengendara kendaraan dimaksud, diminta mematuhi dan tidak melanggar," katanya kepada awak media ini, Kamis (22/9/2022).

Pihaknya, kata Kasat Lantas Polres Lumajang, akan terus melakukan sosialisasi, hingga penindakan bagi pengendara yang dinilai membandel.

"Pemberlakuan pembatasan jam operasional ini, tujuannya selain untuk mengoptimalkan serta meningkatkan efisiensi dan efektivitas penggunaan ruang lalu - lintas dan mengendalikan pergerakan lalu - lintas pada ruas jalan nasional, provinsi dan kabupaten di Lumajang," paparnya.

Selain itu, kata mantan Kapolsek Tembelang Polres Jombang ini, juga dalam rangka menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu - lintas dan angkutan jalan.

"Kendaraan angkutan barang dengan Jumlah Berat Yang Diperbolehkan (JBEB) >3.500 Kg dan kendaraan pengangkut material bangunan angkutan tambang, yang ada pembatasan," urainya lagi.

Selain hal itu, menurut AKP Putri, juga truk tempelan (kereta tempelan), truk gandengan (kereta gendengan), serta kontainer, juga kendaraan pengangkut barang dengan sumbu lebih dari dua, juga mendapatkan pembatasan jam operasional.

"Kendaraan tersebut, dilarang beroperasi atau melintas dari hari Senin sampai dengan hari Sabtu, pada jam 06 : 00 wib hingga jam 08 : 00 wib," tambahnya. 

Beberapa ruas yang tidak boleh dilewati pada aturan pembatasan jam operasional, kata Kanit Turjawali Satlantas Polres Lumajang, IPDA Didit Ardiana saat ditemui usai giat 21, ada beberapa ruas jalan kabupaten, jalan propinsi dan jalan nasional.

"Ruas Jalan Wonorejo, Jalan Soekarno Hatta, Jalan Sunandar Priyo Sudarmo, Jalan Gatot Subroto, Jalan Brigjen Slamet Riyadi, Jalan Imam Bonjol dan Jalan Kolonel Slamet Wardoyo," bebernya.

Selain itu, diungkapkan Didit, ada juga ruas Jalan Candipuro - Pasirian - Tempeh, serta ruas Jalan Simpang Tiga  Karangbendo - jalan Mahakam - jalan Mayjen Sukertyo - jalan Suwandak - jalan Panjaitan.

"Angkutan juga tidak boleh lewat jalan Mawar - jalan Demokrasi - jalan Wijaya Kusuma dan jalan Grati (Labruk Lor). Terakhir jalan Raya Banjarwaru dan jalan Semeru," ujarnya lagi.

Namun, pemberlakuan aturan itu, dikecualikan pada kendaraan angkutan, seperti Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Bahan Bakar Gas (BBG), angkutan Ternak, Bahan Pokok, Pupuk, Susu Murni, Barang antaran Pos dan Barang ekspor / impor.

"Bagi yang melanggar, sanksinya akan ditilang. Akan tetapi kami sebelumnya melakukan sosialisasi untuk dipahami para pengendara yang termasuk dalam kategori," tutupnya. (Fuad)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Melanggar Jam Operasional Kendaraan Muatan, Pengendara di Lumajang Siap Ditilang

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT