Kamis, 11 Agustus 2022
Hukum

Musnahkan BB, Kajari Malang Bilang Begini

profile
Senopati

12 Juli 2022 18:58

437 dilihat
Musnahkan BB, Kajari Malang Bilang Begini
Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang, Dyah Yuliastuti, Bupati Malang H M Sanusi, didampingi Badan Narkotika Nasional, dan Kepolisian saat memusnahkan barang bukti. (SJP)

KABUPATEN MALANG – Kejaksaaan sebagai aparat yang berwenang dan mengembang amanah dari Pemerintah dalam pemusnahan barang bukti hasil dari tindak pidana.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang, Dyah Yuliastuti saat pemusnahan barang bukti tindak pidana di halaman Kejaksaan Negeri Malang, Selasa (12/7)2022).

Menurut Dyah Yuliastuti, pemusnahan barang bukti tersebut merupakan wewenang Kejaksaan sebagai eksekutor tindak pidana umum maupun tindak pidana khusus.

"Terkait pemusnahan barang bukti ini, kami (Jaksa) diberikan kewenangan Undang Undang mulai dari proses pra penuntutan, penuntutan dan eksekusi, dan ini merupakan proses akhir dari penanganan perkara, baik itu pidana umum maupun pidana khusus," kata Kejari Kabupaten Malang.

Kejaksaan selaku eksekutor yang menangani perkara pidana, baik itu proses di lembaga pemerintah, kepolisian, Badan Narkotika Nasional, maupun KPK dan instansi yang lain.

"semuanya bermuara di Kejaksaan, dan kita satu satunya eksekutor dalam penanganan perkara pidana," beber Dyah.

Kejari Malang ini mengungkapkan, Kejaksaan ingin membuktikan bahwa perbuatan tindak pidana itu tidak bisa ditolerir, dan akan diproses sampai proses eksekusi nanti.

"Disini kami bersama sama ingin membuktikan pada masyarakat, bahwa perbuatan tindak pidana apapun tidak bisa ditolerir dan kami akan proses sampai vonis eksekusi nanti selesai di Rumah Tahanan (Rutan), apabila proses eksekusi hukuman mati pasti kami laksanakan serta barang bukti hasil tindak pidana tersebut kita akan musnahkan sampai tidak bisa digunakan lagi karena amar putusannya harus dimusnahkan," tandas perempuan yang sudah tiga kali menjabat Kajari.

Pihaknya mengimbau pada masyarakat agar sejauh mungkin menghindari pidana, Dyah bahkan menjelaskan, Kepala Seksi Barang Bukti dengan beberapa perkara yang sudah inkrah atau berkekuatan hukum tetap.

"Hari ini kami melaksanakan pemusnahan barang bukti dan acara ini juga bagian dari rangkaian acara Hari Bakti Adyaksa ke 62 serta menjadi p mbelajaran bagi semua masyarakat bahwa melanggar hukum harus menanggung akibatnya," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Malang, H.M Sanusi mengapresiasi kinerja Kejaksaan dalam penegakan hukum di Kan Malang dan berharap tindak pidana yang ada di Kabupaten Malang bisa menurun, sehingga angka kejahatan juga menurun.

"Harapan saya kesadaran hukum di masyarakat sangatlah penting dengan memberikan bimbingan, sosialisasi dan edukasi pada masyarakat agar mendapatang kita semua taat hukum," kata dia.

Kesadaran hukum, lanjut Sanusi, memang harus dimulai dari diri kita sendiri, dan kita mampu menjauhi dari melanggar aturan.

Barang bukti yang berhasil dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri Malang, ganja kering seberat 995 gram, poket sabu sabu dan ganja 187 gram, 130 paket sabu, ribuan pil LL, pil Y 1 ribu butir, obat obatan ilegal sebanyak 31 macam dan pipet ganja, seperangkat alat sabu, handphone, timbangan elektrik.

Selanjutnya, senjata tajam, kunci T, engkol Inggris, gembok celana dalam dan kaos dalam, dan Kabupaten Malang sendiri yang paling banyak kasus pidananya adalah tindak pidana asusila menduduki urutan tertinggi dengan 289 perkara. (Seno)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Musnahkan BB, Kajari Malang Bilang Begini

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT