Rabu, 17 Agustus 2022
Hukum

PCNU Banyuwangi Minta Masyarakat Bijak Sikapi Kasus Dugaan Asusila pada Santri

profile
Ikhwan

27 Juni 2022 18:37

762 dilihat
PCNU Banyuwangi Minta Masyarakat Bijak Sikapi Kasus Dugaan Asusila pada Santri
Jajaran PCNU Banyuwangi dihadapan awak media. (SJP)

BANYUWANGI - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi bersama sejumlah pengurus ponpes di wilayah setempat menggelar musyawarah bersama, Senin (27/6/2022).

Musyawarah yang berlangsung di Aula Kantor PCNU itu guna menyikapi adanya dugaan tindak asusila yang mencatut nama salah satu pengurus ponpes di Kecamatan Singojuruh berinisial Fz.

Ketua PCNU Banyuwangi, KH Ali Makki Zaini meminta masyarakat lebih bijak dalam menyikapi kasus tersebut. 

Kasus tersebut, kata Gus Makki, murni kesalahan yang dilakukan oleh personal Fz. Secara garis besar tidak ada kaitannya dengan institusi lembaga pondok pesantren yang dinaungi Fz.

"Agar dibedakan tindakan pribadi, perilaku pribadi dengan lembaga pondok pesantren," kata Gus Makki.

Pihaknya pun meminta aparat kepolisian juga berlaku objektif dalam menangani kasus tersebut. Dengan tidak terus menyeret nama institusi ponpes ke ranah yang lebih dalam.

Karena hal itu akan berpengaruh pada internal ponpes dan ponpes lain yang ada di 'Bumi Blambangan'.

"Sempat muncul statment di masyarakat yang menyatakan jangan mondok di Desa Padang, Singojuruh. Akhirnya kan berimbas pada pondoknya bahkan pondok lain yang berada satu desa juga ikut terkena imbasnya," ujar dia.

Pihaknya pun berkomitmen untuk membantu mengembalikan marwah dan citra ponpes khususnya ponpes yang diasuh terlapor. Bagaimana proses ponpes tetap bisa berjalan sebagaimana mestinya.

Dalam menjalankan proses itu, PCNU juga akan membentuk tim khusus.

"Diluar proses hukum, kami akan melakukan upaya bagaimana menenangkan masyarakat, santri, wali santri maupun alumni," tegasnya.

Mengenai kasus tersebut, pihaknya memasrahkan proses hukum kepada pihak yang berwajib. 

"Ini adalah urusan pribadi dan menjadi tanggung jawab pribadi Fz. Semua proses hukum kami percayakan kepada kepolisian, kami juga percaya bahwa polisi bisa bekerja secara profesional," tandasnya.

Sebagai informasi, warga Banyuwangi dihebohkan dengan kabar dugaan pemerkosaan dan pencabulan yang dilakukan oleh pengasuh ponpes di Kecamatan Singojuruh. 

Sedikitnya ada 5 santriwati dan 1 santri putra yang diduga menjadi korban tindakan asusila tersebut.

Polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan telah mengumpulkan bukti-bukti. Kasus ini sudah masuk tahap penyidikan.

Polisi juga telah melayangkan surat panggilan kepada terduga pelaku berinisial Fz yang juga mantan anggota DPRD Banyuwangi itu. Rencananya pekan ini polisi akan memeriksa Fz. (*)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

PCNU Banyuwangi Minta Masyarakat Bijak Sikapi Kasus Dugaan Asusila pada Santri

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT