Kamis, 06 Oktober 2022
Hukum

Tak Jera, Pemkab Pamekasan Kembali Segel Tempat Hiburan Malam

profile
Faisol

18 Agustus 2022 20:08

533 dilihat
Tak Jera, Pemkab Pamekasan Kembali Segel Tempat Hiburan Malam
Sidak hiburan malam di Pamekasan. (SJP)

PAMEKASAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan tidak jera melakukan penyegelan terhadap tempat hiburan malam yang tetap beroperasi meski tidak berizin.

Penyegelan tempat karaoke di Pamekasan sudah ketiga kalinya sejak tahun 2019 lalu. Dulu, penyegelan dilakukan langsung oleh Bupati Pamekasan beserta jajaran Forkopimda disaksikan Ormas Islam pada 1 Januari 2019 lalu.

Kedua kalinya, dilakukan oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pamekasan pada Selasa 12 April 2022. Penyegelan ketiga kalinya ini, disegel oleh petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP, TNI/Polri, dan jajaran Forkopimda.

Penyegelan dilakukan dikarenakan pengusaha tempat hiburan malam memaksakan diri membuka tempat karaokenya meski tidak mempunyai izin.

Tempat hiburan malam yang masih nakal diantaranya, Coffee Kong One, Moga Jaya Coffee, keduanya tempat karaoke itu berada di Jalan Kolpajung.

Selain itu, Coffee Halmahera yang berlokasi di Jalan Raya Pamekasan-Sumenep, dan Hotel Putri yang berada di Jalan Trunojoyo Pamekasan.

Kasatpol PP Pamekasan Syaiful Amin mengatakan bahwa penyegelan dilakukan lantaran seluruh tempat hiburan malam melanggar Peraturan Daerah nomer 2 tahun 2019, tentang penyelenggaraan hiburan dan rekreasi, perda nomer 3 tahun 2019 tentang ketertiban umum ketententraman masyarakat dan Perda nomer 18 tahun 2019 tentang penyelengaraan penanaman modal.

“Rata-rata semua tempat kraoke di Pamekasan tidak memiliki izin dan itu jelas melanggar Perda, kalau yang di Putri itu bagian dari hotel dan hanya izin manual,” ungkap Kasatpol PP Pamekasan Syaiful Amin kepada awak media usai menyegel tempat karaoke.

Dikatakan Syaiful, petugas gabungan melaksanakan penyegelan karena banyak laporan terkait tempat karaoke yang tetap beroprasi, sehingga dinilai meresahkan masyarakat.

“Jika nanti tempat karaoke ini sudah memenui persyaratan izin, maka bisa dibuka lagi, ini kan tidak punya izin maka kami tutup sementara sampai izin persyaratannya sudah dipenuhi,” tandasnya.

Sementara itu, Abd Rasid selaku pengelola Moga Jaya Coffee yang memiliki puluhan karyawan merasa bingung dengan disegelnya tempat usaha karaokenya.

Sebab, dirinya mengakui pada tahun 2019 untuk perizinan tidak mengeluarkan dan tempat karaoke lainnya tetap beroptasi, sehingga dirinya juga ikut membuka bisnis karaokenya hingga saat ini.

“Memang untuk karaoke pada tahun 2019 untuk perizinan tidak mengeluarkan, jadi kami ngikut saja, asal semua sama-sama tidak ada diberi izin atau ditutup semua petugas jangan pilih kasih,” pungkasnya. (Faisol)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Tak Jera, Pemkab Pamekasan Kembali Segel Tempat Hiburan Malam

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT