Kamis, 11 Agustus 2022
Hukum

Usai Ajukan Asuransi, Motor Debitur Dirampas Paksa FIF Group Pamekasan Meski Masih Bayar Angsuran

profile
Faisol

31 Juli 2022 15:58

582 dilihat
Usai Ajukan Asuransi, Motor Debitur Dirampas Paksa FIF Group Pamekasan Meski Masih Bayar Angsuran
Ilustrasi perampasan kendaraan roda dua oleh petugas FIF. (SJP)

PAMEKASAN - Pemilik motor Honda Vario mengaku motornya dirampas paksa debt collector. Para debt collector tersebut mengaku sebagai perwakilan dari leasing FIF Group.

Peristiwa tersebut dialami oleh Hasan Agus Mulyono, warga Desa Durbuk, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, pada Jum’at 22 Juli 2022 lalu.

Hasan mengaku kaget motor milik dirampas oleh debt collector meski tidak mempunyai tunggakan dan baru melakukan pembayaran pada tanggal 30 Juni 2022.

Ia menilai perampasan yang dilakukan oleh FIF Group hanya permainan. Sebab, pada bulan Februari 2022, pihaknya telah mengajukan asuransi atas meninggalnya istrinya.

Namun, pada bulan April 2020, pihaknya dihubungi oleh pihak FIF Group, inisial A yang menerangkan bahwa pengajuan asuransinya ditolak lantaran kekurangan SIM milik istrinya.

Istri Hasan, Irfanny Zuhrufillah yang merupakan atasnama dari kredit motor alias debitur meninggal dunia saat mengendarai motor.

Karena dinyatakan ditolak, pihak FIF Group meminta Hasan, sebagai ahli waris Irfanny untuk membayar angsuran motor yang dilakukan oleh almarhumah istrinya. Dengan terpaksa, Hasan membayar.

Namun, pada tanggal 22 Juli 2022, motor Hasan dirampas paksa oleh debt collector, tanpa alasan yang jelas. Padahal, tanggal 30 Juni 2022, Hasan masih melakukan pembayaran aktif kepada pihak kreditur.

Hasan curiga perampasan yang dilakukan oleh pihak leasing bentuk sebuah permainan. Betapa tidak, motor yang sudah jelas diajukan asuransi, tapi dinyatakan ditolak dengan alasan kekurangan SIM.

“Saya kaget, karena dari 15 persyaratan asuransi yang diberikan oleh pihak FIF tidak meminta SIM. Tiba-tiba pengajuan saya ditolak karena tidak ada SIM istri,” ungkap Hasan.

Hasan menilai motor yang telah dirampas paksa oleh oknum FIF Group diduga ingin dimilikinya. Sebab, pengajuan asuransi ditolak dengan alasan diada, dan perampasan yang terkesan disengaja.

“Penarikan tanpa alasan yang jelas dan juga tanpa kordinasi kepada saya selaku suami atas nama, yang saat ini sebagai ahli waris,” terangnya.

Ia juga mengungkapkan keanehan dalam pengajuan asuransi kematian yang diminta sendiri oleh pihak FIF Group. Pihaknya mengaku dipastikan menerima dan akan diberi uang kematian sebesar Rp 1.500.000.

“Saat dihubungi saya dipastikan akan menerima asuransi dan akan menerima uang kematian sebesar Rp 1.500.000. Asuransi itu, kata pak A (inisial) secara otomatis akan melunasi seluruh angsuran,” tandasnya.

Sementara itu, bagian Asuransi Astra yang berkantor di FIF Group Pamekasan, Soleh mengatakan bahwa pengajuan asuransi Hasan ditolak karena tidak melampirkan SIM istrinya.

Ia mengakui bahwa persyaratan yang diberikan kepada Hasan ada kekurangan. Kekurangan itu bukan dari pihaknya, melainkan dari Asuransi Astra.

Sebab, asuransi yang diajukan Hasan, istrinya meninggal dunia dalam keadaan kecelakaan, sehingga SIM debitur menjadi persyaratan wajib yang perlu dilampirkan.

“Karena kan ibu Irfanny meninggal karena kecelakaan, jadi harus melampirkan SIM-nya. Ia jadi persyaratan juga,” kata Soleh.

Menurutnya, kasus pengajuan asuransi atas nama Irfanny Zuhrufillah, saat ini masih dalam tahap banding. Artinya, masih ada harapan untuk menerima asuransi.

“Sekarang kami masih melakukan banding. Nah untuk balasannya (diterima tidaknya) belum tahu kapan. Nanti setelah keluar saya kabari pak Hasan,” tandasnya.

Perihal perampasan motor milik Irfanny, Soleh mengaku tidak tahu menau. Sebab bukan ranahnya, pihaknya dari Asuransi Astra yang berkantor di FIF Group Pamekasan.

“Untuk itu silahkan sampean langsung ke pak Rosy. Beliau bidangnya,” pungkasnya. (Faisol)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Usai Ajukan Asuransi, Motor Debitur Dirampas Paksa FIF Group Pamekasan Meski Masih Bayar Angsuran

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT