Selasa, 27 September 2022
Kesehatan

Angka Kematian DBD Capai 4 Orang, Dinkes Malang Minta Masyarakat Jaga Kesehatan dan Kebersihan Lingkungan

profile
Senopati

01 September 2022 12:00

468 dilihat
Angka Kematian DBD Capai 4 Orang, Dinkes Malang Minta Masyarakat Jaga Kesehatan dan Kebersihan Lingkungan
Demam Berdarah Dengue yang disebabkan oleh gigitan nyamuk. (SJP)

KABUPATEN MALANG – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Malang yang sampai saat ini sudah mengakibatkan 4 orang meninggal.

Untuk menekan angka kematian, Dinas Kesehatan terus memaksimalkan sosialisasi kepada masyarakat pola hidup sehat dan bersih.

Bukan hanya itu, upaya melakukan Fogging Nyamuk dilingkungan yang terdampak DBD juga dilakukan.

Plt Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Mursyidah mengatakan, dalam kasus DBD di Kabupaten Malang, jumlah kasus mencapai angka 590 pada periode bulan Januari sampai Agustus 2022.

Dijelaskan Mursyidah, dari data yang ada, angka kasus DBD yang terbanyak ada di wilayah Kecamatan Tirtoyudo mencapai 61 kasus DBD.

Sementara di Pakisaji 52 dan Kepanjen 51 kasus, sedang yang meninggal ada di Kecamatan Ngajum 2 orang, Kromengan 1 orang dan Bululawang 1 orang.

Dinkes Kabupaten Malang terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan selalu menjaga kebersihan lingkungan serta melakukan semprot Fogging Nyamuk 

"Untuk itu kami mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing dan melakukan semprot Fogging Nyamuk," harap dia.

Wabah DBD, lanjut Mursyidah, biasanya akan mulai meningkat saat pertengahan musim hujan.

"Hal ini disebabkan oleh semakin bertambahnya tempat-tempat perkembangbiakan nyamuk karena meningkatnya curah hujan," jelas Mursyidah. Kamis (1/9/2022).

Dari laporan kasus DBD disetiap Puskesmas yang ada di Kabupaten Malang, Dinkes mencatat Puskesmas di Kecamatan Tirtoyudo yang terbanyak menerima pasien kasus DBD, dengan jumlah pasien 95 orang.

Disusul Puskesmas Ngajum sebanyak 60 pasien dan Puskesmas Pakisaji 49 orang, sedangkan angka kasus terendah berada di Kecamatan Ngantang sebanyak 1 orang.

"Untuk Puskesmas yang merawat pasien BDB yang terbanyak Kecamatan Tirtoyudo sebanyak 95 pasien, Puskesmas Ngajum 60 dan Puskesmas Pakisaji 49 pasien, sedangkan Puskesmas yang menerima kasus DBD terendah adalah Puskesmas Ngantang hanya 1 orang pasien," beber Mursyidah.

Mursyidah berharap kasus DBD di Kabupaten Malang ini bisa turun dan tidak ada lagi pasien yang meninggal. 

"Harapan saya kedepan di kabupaten Malang tidak ada lagi pasien DBD meninggal dan kami akan terus memantau dan memberikan edukasi pada masyarakat untuk selalu hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan karena itu syarat utama kita bisa mengatasi kasus DBD ini," pungkas Mursyidah. (Seno)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Angka Kematian DBD Capai 4 Orang, Dinkes Malang Minta Masyarakat Jaga Kesehatan dan Kebersihan Lingkungan

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT