Senin, 27 Juni 2022
Kesehatan

Antisipasi PMK, Masuk Pasar Hewan Situbondo Ternak Harus Disterilisasi

profile
Sarwo

20 Mei 2022 04:50

617 dilihat
Antisipasi PMK, Masuk Pasar Hewan Situbondo Ternak Harus Disterilisasi
Petugas menyemprotkan cairan dinsifektan terhadap hewan ternak sebelum masuk pasar hewan Asembagus (SJP)

SITUBONDO - Hewan ternak seperti sapi dan kambing yang akan diperjualbelikan di pasar hewan Asembagus, Situbondo harus disterilkan terlebih dahulu sebelum masuk area pasar. 

Pemantauan dan pemerikasaan hewan yang kedua kalinya ini, dilakukan tim gabungan diantaranya, Kapolsek Asembagus Iptu Gede Sukarmadiyasa beserta anggota.

Turut dalam giat, koordinator Puskeswan Asembagus drh Megasari Kusuma beserta staf serta Koordinator Pasar hewan Kamisan Teguh.

Tim gabungan memeriksa hewan ternak yang datang sebelum diperjualbelikan di pasar tersebut.

Hal itu untuk mengantisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di wilayah Kabupaten Situbondo.

Selain dilakukan sterilisasi dengan disinfektan, sapi yang akan diperjualbelikan juga dilakukan pemeriksaan secara ketat oleh petugas.

Seperti cek kesehatan hewan, meliputi kepala dan kaki hewan. Itu untuk memastikan tidak ada gejala klinis yang mengarah pada gejala penyakit mulut dan kuku (PMK).

"Sudah yang kedua kalinya kita melakukan pencegahan, sebelum hewan masuk area pasar kita sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan," kata Kapolsek Asembagus Iptu Gede Sukarmadiyasa, saat mendampingi Koordinator Puskeswan Asembagus, Kamis, (20/5/2022) siang.

Lebih lanjut, Iptu Gede Sukarmadiyasa menegaskan, dari pemantauan dan pemeriksaan yang dilakukan petugas gabungan, di pasar hewan Kamisan ini, mayoritas sapi yang diperjualbelikan berasal dari peternakan lokal. Namun demikian, masih ada juga sapi dari luar daerah.

"Untuk sapi yang berasal dari luar daerah, dilakukan pengecekan yang lebih ketat," imbuh dia.

Selain sterilisasi dengan disinfektan, masih kata dia, petugas juga melakukan pemeriksaan kesehatan pada hewan ternak. Meliputi pemeriksaan secara fisik hewan ternak, untuk memastikan tidak ada gejala PMK.

"Apabila ada hewan yang terpapar PMK, dengan tegas kami melarang masuk ke Pasar Kamisan ini," tegasnya.

Hingga siang ini, sambung Gede, di Pasar Hewan Asembagus ini, tidak ditemukan adanya gejala PMK pada hewan ternak yang diperjualbelikan. Saat ini diwilayah Kabupaten Situbondo, khususnya diwilayah Asembagus masih terbilang aman dari wabah PMK.

"Kondisi di Kabupaten Situbondo saat ini masih aman dari PMK. Dari hasil pemantauan dan pemeriksaan hewan ternak di Pasar Hewan Kamisan, tidak ditemukan adanya gejala yang mengarah pada PMK," pungkas Gede.

Editor: Doi Nuri

Tags
Anda Sedang Membaca:

Antisipasi PMK, Masuk Pasar Hewan Situbondo Ternak Harus Disterilisasi

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT