Selasa, 28 Juni 2022
Kesehatan

Antre Online 5 Rumah Sakit di Mojokerto Raya Bisa Lewat Mobile JKN

profile
Andy

16 Juni 2022 22:38

459 dilihat
Antre Online 5 Rumah Sakit di Mojokerto Raya Bisa Lewat Mobile JKN
Sharing session BPJS Kesehatan dengan awak media di hotel Ayola Sunrise Mojokerto. (SJP)

MOJOKERTO - Kini, antri online 5 rumah sakit di Mojokerto Raya bisa lewat aplikasi Mobile JKN sehingga tidak perlu datang langsung.

Staff Pengelolaan Fasilitas Kesehatan Rujukan BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, Yoga Yuarman Shulloh menyampaikan, saat ini sudah ada 5 rumah sakit (RS) baik swasta dan umum di Mojokerto Raya yang sudah bisa melayani antrian online melalui aplikasi Mobile JKN.

"Lima rumah sakit itu, tiga diantaranya ada di kota, yakni RS Emma, RS Kamar Medika dan RSI Hasanah Muhammadiyah. Sedangkan yang di kabupaten, ada dua rumah sakit, yakni RS Mawaddah Medika dan RS Mutiara Hati. Dalam waktu dekat, yang saat ini sedang proses adalah RSUD Prof Dr Soekandar Mojosari," jelasnya.

Cara antre online di aplikasi Mobile JKN

Lebih lanjut, Yoga mengatakan, untuk Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Kota Mojokerto sudah bisa melakukan antrian online melalui aplikasi Mobile JKN.

"Peserta dapat mengambil nomor antrean tanpa harus ke FKTP. Pada aplikasi tersebut dapat menampilkan nomor antrean dan sisa antrean sehingga peserta dapat memperkirakan waktu kedatangan. Pengambilan nomor antean ini berdasarkan poli, sesuai faskes terdaftar peserta," ungkap Yoga.

Menurutnya, tak hanya antrian online. Namun ada menu lainnya, yakni skrining riwayat kesehatan yang sangat penting untuk mendeteksi 4 penyakit berisiko tinggi. Empat penyakit itu adalah Diabetes Melitus, Hipertensi, Ginjal Kronik dan Jantung Koroner.

"Tak hanya skrining riwayat kesehatan, saat ini juga sedang dikembangkan untuk Telekonsultasi oleh FKTP melalui aplikasi Mobile JKN. Sehingga diharapkan peserta bisa segera mengunduh dan memaksimalkan fasilitas ini," tandasnya, Kamis (16/6/2022) siang.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, Livendri Irvarizal

Sementara itu, dalam sharing session dengan awak media di Ruang Ruby Ayola Sunrise Hotel Mojokerto, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, Livendri Irvarizal menyampaikan beberapa program lainnya seperti sosialisasi aplikasi Mobile JKN dan Pandawa untuk perubahan data, penambahan dan pengurangan anggota keluarga dalam satu Kartu Keluarga (KK).

"Program Rehab, dimana peserta BPJS mandiri yang menunggak iurannya bisa mencicilnya dengan maksimal pembayaran yang tertanggung adalah 24 bulan. Jadi jika, sudah menunggak sejak tahun 2018, sekarang tahun 2022, meskipun sudah 48 bulan, peserta hanya dikenakan pembayaran untuk 24 bulan sesuai dengan kelas BPJS-nya," jelas Anggrawati Yulita Nugraheni, Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan mewakili Kepala BPJS saat menyampaikan materi.

"Dengan adanya program rehab ini diharapkan bisa mempermudah peserta ketika ada tanggungan cicilan iuran. Namun tentunya, peserta masih belum bisa menggunakan BPJS untuk melakukan pemeriksaan ataupun tindakan medis karena status kepesertaannya baru aktif setelah lunas terbayar," pungkasnya. (Andy)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Antre Online 5 Rumah Sakit di Mojokerto Raya Bisa Lewat Mobile JKN

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT