Selasa, 24 Mei 2022
Kesehatan

Begini Penjelasan Kadinkes Malang Terkait Rendahnya Persentase Vaksinasi Boster

profile
Senopati

31 Maret 2022 12:14

4k dilihat
Begini Penjelasan Kadinkes Malang Terkait Rendahnya Persentase Vaksinasi Boster
drg Arbani Mukti Wibowo Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang.

MALANG, - Keterbatasan stok Vaksin jenis Boster yang ada di Kabupaten Malang yang berdampak pada rendahnya persentase masyarakat yang melakukan Vaksinasi Boster.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Arbani Mukti Wibowo, masyarakat di Kabupaten Malang yang melakukan Vaksinasi ke tiga jenis Boster diakui masih rendah disebabkan keterbatasan stok vaksin bosternya.

"Sampai hari ini di Kabupaten Malang yang sudah melaksanakan Vaksinasi baru baru 7,7 persen dari total masyarakat yang telah melakukan Vaksinasi tahap pertama," kata Arbani saat ditemui awak media di Kepanjen Malang, Kamis (31/3/2022).

Arbani menambahkan, beberapa waktu lalu Lembaga TNI melaksanakan Vaksinasi Boster dikarekan cakupan Vaksinasi harian tinggi dan diperbolehkan melaksanakan Vaksinasi dengan tetap berkoornasi dengan Dinkes Kabupaten Malang.

"Di Kabupaten Malang, TNI daru Angkatan Udara dan Angkatan Laut beberapa waktu menggelar Vaksinasi di wilayah Kesatuannya, seperti Angkatan Udara, tetap mereka melaporkan pada kita (Dinkes) untuk direkap hasil dari Vaksinasi itu. Biasanaya yang melaksanakan Vaksinasi di luar kita, seperti unsur TNI karena cakupan hariannya banyak. Untuk TNI angkatan Darat tingkat Provinsi Kesdam yang menjalankan dan untuk wilayah Kabupaten diserahkan ke Rumah Sakit (RumKit)," bebernya.

Mengapa laporan Vaksinasi dari Institusi TNI dan Polri harus juga dilaporkan ke Dinkes Malang.

"Supaya kita mengetahui persentase Vaksinasi di Kabupaten Malang, jadi persentase keseluruhan di Kabupaten sebanyak 7,7 persen itu juga rekapan Vaksinasi yang dilakukan TNI beberapa waktu lalu, karena yang menjadi acuan adalah Nomor Induk Kependudukan," terang Arbani.

Pemkab Malang melalui Dinkes menargetkan Vaksinasi Boster minimal 60 persen dari total masyarakat yang melakukan Vaksinasi.

"Untuk target waktu kita tidak tahu sampai kapan Vaksinasi Boster ini, namun  untuk target Vaksinasi Boster kami targetkan 60 persen dari jumlah total masyarakat yang melakukan Vaksinasi dosis pertama. Untuk Vaksinasi dosis pertama  sampai hari Vaksinasi dosis pertama mencapai 80 persen dari total jumlah penduduk," tandas Arbani.

Pihaknya meminta para warga lanjut usia dan yang memiliki riwayat penyakit (Komorbit) disarankan untuk melakukan Vaksinasi Boster.

"Kami sarankan bagi warga Lansia maupun Komorbit untuk suntik vaksin Boster ini untuk meningkatkan daya tahan tubuh, makanya kami target 60 persen sudah vaksin Boster," pungkas Arbani Mukti Wibowo. (nes)

Tags
Anda Sedang Membaca:

Begini Penjelasan Kadinkes Malang Terkait Rendahnya Persentase Vaksinasi Boster

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT