Rabu, 30 November 2022
Kesehatan

DPRD dan OPD Lumajang Sepakat Kurangi Angka Stunting

profile
Achmad

12 Oktober 2022 17:11

394 dilihat
DPRD dan OPD Lumajang Sepakat Kurangi Angka Stunting
Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Lumajang, Supratman

LUMAJANG - Dari hasil rapat beberapa waktu yang lalu dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi vertikal, bersepakat untuk mengurangi angka stunting di Kabupaten Lumajang, baik secara teknis dan non teknis.

Non teknisnya, dari instansi vertikal, menguatkan payung hukum kemenag dan pengadilan agama. Dan dunia pendidikan yang belum ada sekolah menengah atas, seperti Gucialit dan Ranuyoso.

"Hal ini untuk mencegah perkawinan anak atau pernikahan dini, khususnya di SMP dan SMA," kata Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Lumajang, Supratman kepada media ini, Rabu (12/10/2022).

Menurutnya, Kemenang dan Pengadilan Agama, harus mengatakan apa yang semudah menjadi peraturan pemerintah Kabupaten Lumajang.

"Seperti takmir masjid disampikan perkawinan anak kepada jamaahnya akan bahayanya," tambah politisi PDIP ini.

Pihak DPMDes, dikatakan wakil rakyat asal Kecamatan Senduro ini,  untuk ikut mensosialisasikan kegiatan pencegahan stunting melalui Pemerintahan Desa (Pemdes).

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan P2K Kabupaten Lumajang, dr Bayu Wibowo Ignasius, kepada wartawan, stunting adalah akibat jangka panjang dari banyak sebab, seperti  perilaku dan banyak kegiatan yang tidak bisa di rupiahkan. 

"Misalkan saja terkait kebiasaan makan balita, remaja dan ibu hamil. Juga mengenai air bersih dan sebagainya," terangnya.

Kata dr Bayu, Bappeda yang lebih tahu mengenai besaran anggaran untuk pencegahan angka stunting, namun kalau ditanyakan berapa dananya, yang jelas tidak bisa dijawab.

"Sebab tidak semua kegiatan bisa dianggarkan, karena sebagian besar stunting akibat faktor perilaku yang kurang baik," tutupnya.

Publisher : Syahrul

Tags
Anda Sedang Membaca:

DPRD dan OPD Lumajang Sepakat Kurangi Angka Stunting

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT