Kamis, 06 Oktober 2022
Komunitas

Bibit Kawit Pameran Lukisan Pertama di Pethak Art Space Desa Junrejo

profile
Doi

18 Agustus 2022 19:12

761 dilihat
Bibit Kawit Pameran Lukisan Pertama di Pethak Art Space Desa Junrejo
Pameran lukisan di Pethak Art Space Desa Junrejo, Kota Batu. (Doi/SJP)

KOTA BATU – Para perupa menggelar pameran lukisan bertajuk 'Bibit Kawit' di Pethak Art Space gedung kesenian megah, yang menjadi satu dengan kantor Pemerintah Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.

Bibit Kawit, merupakan event pameran lukisan pertama di gedung yang memiliki bagian teras bangunan dihiasi pilar-pilar besar bergaya neo-klasik.

Sekilas, gedung ini mirip gedung tua bekas kolonial Belanda. Terlihat semakin gagah dan klasik, sebab pada dinding atas terdapat tulisan aksara Jawa yang berbunyi Kawilujengan Karaharjan.

Kawilujengan dalam bahasa Jawa bermakna keselamatan, dan Karaharjan berarti kesejahteraan, adalah sebuah entitas filosofis Desa Junrejo, Kota Batu.

Pethak Art Space merupakan gedung serba guna milik Pemerintah Desa Junrejo usai direnovasi pada tahun 2021 lalu. Selanjutnya, gedung ini difungsikan untuk kegiatan warga desa seperti hajatan maupun peringatan hari besar.

Namun demikian, Kepala Desa Junrejo, Andi Faizal Hasan, menjelaskan tentang keputusan menggunakan gedung untuk ruang seni didasarkan pada potensi desa.

"Tidak mungkin setiap hari warga kami menggelar hajatan di gedung ini. Dari pada dibiarkan kosong, aula yang cukup luas bisa dimanfaatkan sebagai ruang pameran seni,” kata Andi Faizal, Kamis (18/8/2022).

Dikatakan Faizal, dirinya menyadari jika gedung yang kini disebut Pethak Art Space ini merupakan aset yang bisa dikembangkan bagi Desa Junrejo.

Nama pethak yang berasal dari Bahasa Jawa yang berarti putih, sama seperti warna cat gedung yang didominasi warna putih.

Ruang seni di desa yang memiliki ikon Jun (istilah gentong atau wadah dalam bahasa Jawa kuno) ini dapat dimanfaatkan untuk berdiskusi, berkolaborasi, eksperimen, produksi, dan apresiasi antar pelaku seni.

Hadirnya art space di Desa Junrejo setidaknya menjawab kegelisahan para seniman Kota Batu. Di kawasan ini sebenarnya sudah ada ruang pameran bernama Gedung Raos yang dikelola pemerintah daerah.

"Akan tetapi, seniman kerap mengantri cukup lama karena saking banyaknya orang yang hendak menyelenggarakan pameran, dan disinilah solusi alternatif ," kata dia.

Kini, Faizal dan Pemdes Junrejo mempercayakan pengelolaan gedung dengan melibatkan para pemuda Karang Taruna.

"Mereka harus terus bisa menajamkan konsep untuk penyelanggaraan berbagai event berbasis kesenian," harap pria kelahiran penghobi mobil Jeep ini.

Apa yang dilakukan Pemerintah Desa Junrejo ini, selanjutnya mendapatkan apresiasi dari Akhmad Ramadhan, salah seorang perupa dari Kota Batu.

"Sangat jarang ada desa yang membangun tempat untuk berkesenian dan peduli akan pelaku seni," ungkap dia.

Hadirnya ruang seni ini diharapkan Ramadhan, dapat mendorong gairah kesenian di Kota Batu.

"Banyak para perupa yang berasal dari desa-desa wilayah Batu yang akan terfasilitasi dengan hadirnya Pethak Art Space," sambungnya.

Berbagai kegiatan itu, masih kata Radhan, nantinya akan menjadi aset yang bisa memperkaya brand Kota Batu selain dari sektor pariwisata.

Pameran Bibit Kawit melibatkan 22 seniman yang memajang karya lukisan dari beragam genre.

Kegiatan yang berlangsung selama hampir satu minggu juga dimeriahkan penampilan seni tari serta musik etnik.

Sekadar informasi, pembukaan Pethak Art Space digelar pada tanggal 17 hingga 21 Agustus 2022 mendatang. (Doi Nuri)

Editor: Redaksi 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Bibit Kawit Pameran Lukisan Pertama di Pethak Art Space Desa Junrejo

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT