Jumat, 20 Mei 2022
Komunitas

Bupati Fauzi : Silaturrahmi Kaum Santri dan Pemerintah Harus Terjalin Warnai Dinamika Politik dan Kekuasaan di Sumenep

profile
Iruel

28 Maret 2022 11:33

34.7k dilihat
Bupati Fauzi : Silaturrahmi Kaum Santri dan Pemerintah Harus Terjalin Warnai Dinamika Politik dan Kekuasaan di Sumenep
Bupati Sumenep saat memberikan sambutan secara virtual.

SUMENEP, - Bupati Sumenep, Achamad Fauzi berharap silaturrahmi antara kaum santri dengan pemerintah harus terus terjalin dalam rangka bersama-sama mewarnai dinamika politik dan kekuasaan di negeri ini.

Hal itu disampaikan langsung Bupati Sumenep saat membuka acara Seminar Nasional dengan tema 'Santri dalam Dinamika Politik dan Kekuasaan', pada Minggu, 27 Maret 2022.

Seminar nasional yang berlangsung di Aula Kantor Bappeda Sumenep itu diselenggarakan oleh Divisi Media dan Informatika serta Divisi Keilmuan, Riset dan Kajian Sosial Ikatan Alumni Annuqayah (IAA) Pusat.

Dalam sambutannya, sebelum membuka acara secara virtual, Bupati Fauzi menyampaikan apresiasi kepada IAA karena telah menggelar acara tersebut.

Pihaknya berharap acara seminar nasional ini dapat meningkatkan wawasan dan keilmuan masyarakat, terkait fenomena santri dalam dinamika politik dan kekuasaan di Indonesia.

"Saya berharap alumni Annuqayah juga bisa terus mewarnai dinamika perpolitikan dan kekuasaan di Kabupaten Sumenep. Karena saya yakin, keterlibatan kiai dan santri dalam dunia politik, pada dasarnya bertujuan dakwah islamiyah dengan semangat amar ma’ruf nahi mungkar," paparnya.

Sekadar diketahui, narasumber dalam Seminar Nasional 'Santri dalam Dinamika Politik dan Kekuasaan' kali ini ialah KH. Ilyasi Siraj, pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam Karangcempaka, Bluto; dan Adi Prayitno, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Bupati Fauzi : Silaturrahmi Kaum Santri dan Pemerintah Harus Terjalin Warnai Dinamika Politik dan Kekuasaan di Sumenep

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT