Rabu, 30 November 2022
Komunitas

Cara Pemuda Banyuwangi Kenalkan Kuliner Tradisional Lewat Kompetisi Mangan Geden 

profile
Ikhwan

21 Agustus 2022 14:18

545 dilihat
Cara Pemuda Banyuwangi Kenalkan Kuliner Tradisional Lewat Kompetisi Mangan Geden 
Gelaran kompetisi Mangan Geden. (SJP)

BANYUWANGI - Banyuwangi selalu memiliki cara unik dalam memperkenalkan ciri khas daerahnya. Ide-ide kreatif seolah tak ada habisnya untuk bermunculan.  

Salah satunya pengenalan kuliner khas lewat event Mangan Geden yang bertempat di Banyuwangi Creative Space (BCS) yang terletak di sisi selatan GESIBU Blambangan, Sabtu (20/8/2022) sore.

Sebuah kompetisi makan cepat dengan menghadirkan menu makanan tradisional khas Banyuwangi. 

Kompetisi ini diikuti 30 peserta dari berbagai penjuru wilayah di Banyuwangi. Acara ini berlangsung secara meriah, para pengunjung yang hadir pun saling support kepada jagoannya yang sedang bertanding. 

Pelopor kegiatan Mangan Geden 2022, Lutfi Nur Fauzi mengatakan tujuan kegiatan Mangan Geden ini untuk mewadahi pemuda-pemuda kreatif dalam berkarya salah satunya dengan kegiatan ini mampu mengenalkan masakan khas tradisional Banyuwangi. 

Pria yang akrab disapa Lutfi ini menjelaskan aturan main dalam lomba cukup sederhana. Para peserta wajib menghabiskan 5 menu makanan tradisional khas Banyuwangi seperti Sego Tempong, Ayam Kesrut, Pecel Pitik, Rujak Soto, Sego Cawuk, dengan durasi paling cepat yang dipilih menjadi juaranya. 

Peserta tercepat mendapatkan hadiah cukup prestisius, yakni Iphone XI seharga Rp 8 jutaan. 

"Saya berharap kedepan acara ini bisa dilanjutkan di tingkat Kecamatan yang Finalnya nanti, si pemenang dari tingkat Kecamatan diadu ditingkat Kabupaten dengan hadiah yang lebih menarik lagi tentunya," kata Lutfi. 

Kegiatan ini melibatkan beberapa sponsor seperti  PT Bintang Pusaka Jaya bergerak dibidang penggilingan padi dan pendistribusian beras di Banyuwangi, Kedayweb.Com bergerak dibidang multimedia dan juga kolaborasi dengan Pemerintah Daerah khususnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi. 

"Di event ini juga kami buka selebar-lebarnya untuk teman-teman pelaku industri kreatif seperti produk fesyen Ruang Sandang, foodtruck Doa Ibu, foodcar Wilujeng dan beberapa produk kreatif lainnya." imbuh Lutfi. 

Lutfi menambahkan, melalui acara Mangan Geden 2022 ini juga memperkenalkan musisi lokal seperti Pasak Tenda, Teras Rumah, Llumaku, Ikrom Maulana untuk bisa berkerasi di Banyuwangi Kota. 

Pemenang lomba adalah Fahreza Adams (26) warga kelurahan Singonegaran, Banyuwangi. Ia mampu menghabiskan makanan tersebut kurang dari 2 menit.  

"Sebenernya tidak ada trick khusus sih, cuma saya membuat bagaimana caranya makanan cepat masuk dengan cara makan sambil didorong air putih." ungkap Fahreza. 

Fahreza mengaku tidak percaya akan menjadi pemenangnya. Dia begitu yakin trick yang dia lakukan itu menjadikan dia pemenang. (Ikhwan)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Cara Pemuda Banyuwangi Kenalkan Kuliner Tradisional Lewat Kompetisi Mangan Geden 

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT