Selasa, 27 September 2022
Komunitas

Deklarasi P4TM Sempat Ricuh hingga Ada Pengusiran Tamu Undangan

profile
Faisol

07 Agustus 2022 09:59

589 dilihat
Deklarasi P4TM Sempat Ricuh hingga Ada Pengusiran Tamu Undangan
Kericuhan sempat terjadi saat Deklarasi P4TM. (SJP)

PAMEKASAN - Deklarasi Paguyuban Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau se-Madura (P4TM) di Aula Bersama Jalan Raya Blumbungan Pamekasan sempat ricuh, bahkan ada pengusiran dari pihak panitia.

Kericuhan terjadi setelah acara deklarasi selesai, ketika salah seorang tamu undangan naik ke atas panggung menyebutk latar belakang yang tertulis dalam undangan P4TM yang dibagikan kepada para tamu VIP adalah fitnah besar.

Saat menyampaikan fakta fitnah yang dituliskan oleh pihak panitia dalam undangannya, sontak memantik reaksi panitia.

Beberapa panitia mengambil kertas yang dipegang oleh salah satu tamu yang diketahui bernama  H Kamil.

Tak hanya diambil kertasnya, H Kamil pun juga diusir untuk meninggalkan lokasi. Saat itu juga, yang bersangkutan langsung meninggalkan lokasi.

H. Kamil saat dimintai keterangan mengatakan bahwa ada empat poin fitnah yang telah dilakukan oleh pihak P4TM.

Pertama, P4TM menyebut setiap tahunnya tembakau milik petani dibeli dengan harga Rp 39.000. Kedua, menyebut adanya permainan pabrikan dengan cara menutup secara sepihak pembelian tembakau meski tak mencapai kuota.

Ketiga, menuding terjadinya praktik dalam pengambilan poster/contoh yang mencapai 2 sampai 3 kilo.

Keempat, menuding adanya pemotongan timbangan dalam pelaksanaan penimbangan tembakau milik petani.

“Semuanya itu fitnah. Termasuk sampel pengambilan contoh tembakau milik petani yang mencapai 2-3 kilo. Tahun kemarin saja saya sempat dirampas oleh petugas Disperindag saat melihat kualitas tembakau petani, dan saat dicoba ditimbang tidak sampai 1 kilo sampelnya,” katanya.

Pengusaha rokok asal Kecamatan Pakong itu menegaskan, jika dari pihak panitia berinisial A, yang merampas kertasnya dan mengusirnya dari acara minta maaf, pihaknya akan melaporkan tudingan dan tindakan dari pihak kepanitiaan.

“Jika dalam waktu 1 x 24 jam tidak ada permintaan maaf dari pihak panitia yang telah menyebar fitnah, dan dari oknum panitia yang mengusir tadi, akan kami dilaporkan. Sudah saya kordinasikan ke teman-teman penegak hukum,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia P4TM Abdul Bari saat dihubungi melalui chat WhatsApp belum memberikan respon. 

Diketahui, acara deklarasi tersebut dihadiri Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, anggota BPK RI Achsanul Qosasi, Komisi B DPRD Jatim Aliyadi Mustofa, dan Wakil Bupati Pamekasan. (Faisol)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Deklarasi P4TM Sempat Ricuh hingga Ada Pengusiran Tamu Undangan

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT