Selasa, 24 Mei 2022
Kriminal

Curi Baju Batik dan Mie Instan, Perempuan di Banyuwangi Diamankan Polisi

profile
Ikhwan

07 April 2022 18:38

437 dilihat
Curi Baju Batik dan Mie Instan, Perempuan di Banyuwangi Diamankan Polisi
Rekaman CCTV memperlihatkan perempuan di Banyuwangi curi baju batik dan mie instan. (Ulum / suarajatimpost.com)

BANYUWANGI - Beberapa hari lalu warga Banyuwangi dihebohkan dengan video yang menunjukkan perempuan yang melakukan aksi pencurian. 

Terdapat dua video rekaman CCTV, dimana pencurian pertama berlokasi di sebuah butik dan video kedua terjadi di sebuah toko serba ada (Toserba) yang ada di Kecamatan Banyuwangi.

Dalam unggahan akun Instagram bwi24jam disebutkan bila pencuri dalam dua video tersebut merupakan orang yang sama. Didasari dengan ciri kendaraan dan juga tas yang digunakan saat beraksi.

Pasca viral, kepolisian pun bergerak cepat melakukan penyelidikan. Tak butuh waktu lama perempuan dalam video itu berhasil diamankan.

Ia berinisial FF (25) warga Kelurahan Kebalenan, Banyuwangi.

Kapolsek Banyuwangi AKP Kusmin mengatakan bermodal rekaman CCTV itu polisi berhasil mengamankan FF dirumahnya.

"Setelah kita kantongi identitas pelaku, kita langsung datang ke rumah pelaku untuk mengamankannya," kata Kusmin, Kamis (7/4/2022).

Kusmin membenarkan bila perempuan tersebut telah melakukan pencurian di dua tempat. Aksi pertamanya dilakukan pada Senin, 4 April 2022 pukul 10.23 di toko Butik Naura Hijab Store. Di lokasi tersebut, FF mencuri dua buah baju batik.

Dua hari berselang tepatnya pada Rabu, 6 April 2022 sekitar pukul 08.00 WIB, FF kembali beraksi. Ia menyasar toko serba ada jalan Kertanegara, Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi, dengan mencuri tiga mie instan dan satu wafer tango rasa vanilla.

"Aksinya dilakukan sendiri dengan cara masuk toko seperti pembeli, ketika penjaga toko lengah barang curiannya dimasukkan ke dalam tas warna cokelat yang dibawanya," katanya.

Pasca berhasil menggondol barang-barang itu, lanjut Kusmin, pelaku langsung kabur. Hingga kemudian berhasil diamankan oleh Unit Reskrim.

Dalam hal ini, Kusmin menyebut bila pemilik toko ternyata memaafkan FF. Sehingga pihaknya langsung mengeluarkan RJ demi masa depan pelaku. 

"kita lakukan Restorative Justice (RJ). Karena, kerugian hanya sekitar Rp350 ribu. FF ternyata terbelit masalah ekonomi, sehingga melakukan aksi nekat. Kita harap FF menyadari kesalahannya dan tidak mengulanginya lagi," tandasnya.

Editor: Doi Nuri

Tags
Anda Sedang Membaca:

Curi Baju Batik dan Mie Instan, Perempuan di Banyuwangi Diamankan Polisi

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT