Kamis, 11 Agustus 2022
Kriminal

DPRD Lumajang Desak APH Tegas Dalam Perangi Narkotika di Kalangan Pemuda

profile
Achmad

27 Juni 2022 22:12

386 dilihat
DPRD Lumajang Desak APH Tegas Dalam Perangi Narkotika di Kalangan Pemuda
Anggota komisi A desak APH desak APH perangi narkotika. (SJP)

LUMAJANG - Maraknya peredaran narkotika di kalangan pemuda, Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Lumajang, Harunurrosyid, inginkan ketegasan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Lumajang, memberantas narkotika sampai ke akar-akarnya.

Menurut Harun, sejumlah aksi kejahatan, berawal dari para pemuda pemudi mengkonsumsi narkotika atau minuman keras (miras). 

"Kalau komunikasi kami telah melaksanakannya, namun belum ada tindakan yang maksimal dari Aparat Penegak Hukum (APH) untuk membuat jera pelaku kejahatan narkotika di Kabupaten Lumajang," ungkap politisi NasDem ini.

Pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, terkait dengan pemberantasan narkoba, sejauh ini komunikasi dan koordinasi dengan BNN Kabupaten Lumajang telah berjalan dengan baik. 

Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kabupaten Lumajang telah bekerjasama dengan Komunitas Pemuda dan saat ini telah terbentuk Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (KIPAN) Kabupaten Lumajang. 

"Salah satu tugas KIPAN dalah berkolaborasi dengan BNNK untuk mensosialisasikan bahaya narkoba ke sekolah dan komunitas Pemuda," ujar Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, saat sidang paripurna, siang tadi.

Selain itu, menurut politisi PKB ini, Satpol PP juga melaksanakan patroli dan penertiban segala bentuk penyimpangan perilaku remaja.

Seperti tindak asusila, anak jalanan/punk termasuk konsumsi miras, penggunaan narkoba dan obat-obat terlarang/psikotropika.

Serta, memberikan pembinaan kepada kelompok/komunitas pemuda, dan remaja pada setiap pelaksanaan patroli siang dan malam hari. (Fuad)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

DPRD Lumajang Desak APH Tegas Dalam Perangi Narkotika di Kalangan Pemuda

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT