Selasa, 28 Juni 2022
Kriminal

Kades Kudus Tuduh Warga Curi Cabe, Berdampak Aksi Kekerasan Kepada Terduga

profile
Achmad

12 Juni 2022 14:30

424 dilihat
Kades Kudus Tuduh Warga Curi Cabe, Berdampak Aksi Kekerasan Kepada Terduga
Korban dan rumahnya saat didatangi sejumlah awak media. (SJP)

LUMAJANG - Tuduhan mencuri cabai (Lombok) yang dilontarkan Kepala Desa (Kades) Kudus, Kecamatan Klakah, Lukman kepada Rizal (24), warga Desa Kebonan, Kecamatan Klakah berbuntut aksi main hakim sendiri.

Kejadian ini dampak dari peristiwa pengerusakan rumah milik Suwarni, warga Desa Kebonan, Kecamatan Klakah, yang terjadi beberapa waktu yang lalu.

"Saya dipukuli oleh puluhan orang, di pasar Klakah, sekitar pukul 4.00 WIB habis subuh," terangnya kepada sejumlah awak media yang mendatanginya, Minggu (12/6/2022).

Setelah dipukuli, kata Rizal, dirinya ditinggalkan begitu saja dan tergeletak di tanah. Namun menurutnya, sejumlah warga yang berada di sekitar pasar langsung menolongnya.

"Setelah saya dapat bangun, terus saya ke rumah saudara untuk mengamankan diri di lain desa," ujarnya lagi.

Dari peristiwa itulah, Kades Kudus, Kecamatan Klakah, Lukman sudah dilakukan penahanan oleh pihak Polres Lumajang yang diduga telah melakukan pengerusakan salah satu rumah warga tetangga desanya, dan penganiayaan.

Pada berita sebelumnya, Kapolres Lumajang, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, saat ditemui sejumlah awak media, membenarkan hal tersebut.

Menurut Kapolres, untuk lebih detailnya, akan disampaikan pada saat press release di Mapolres Lumajang.

"Untuk lebih lengkapnya nanti nunggu press release saja ya, dalam waktu dekat," katanya singkat.

Memang dugaan kuat telah menetapkan Kades Kudus sebagai pelaku perusakan warga di Desa Kebonan, Kecamatan Klakah, yang merupakan tetangga desanya sendiri, pada Rabu 25 Mei 2022 lalu.

Kades Kebonan, Kecamatan Klakah, Munadi, kepada media ini mengatakan kalau kejadiannya sekira pukul 03.00 WIB. 

"Dan informasi dari bakul sayur di pasar, anak Bu Suwarni, yang bernama Rizal, ini diduga mencuri 2 kantong plastik Lombok, dan pemilik Lombok itu adalah saudara dari Kades Kudus, Lukman," ungkap Munadi saat dimintai penjelasan.

Dan Rizal, juga diduga telah menjadi korban penganiayaan di pasar Klakah, hingga luka-luka di kepalanya.

"Seharusnya, tidak terjadi pengerusakan seperti ini, kan bisa dikoordinasikan terlebih dulu kepada saya, kan sesama Kades," ujarnya lagi.

Menurut keterangan  Munadi, korban yang bernama Rizal ini sudah ditemukan dan pulang ke rumahnya. 

"Sebelumnya sempat dihubungi melalui selularnya tapi diangkat kawannya, selang beberapa waktu hp nya sudah tidak aktif lagi," keluhnya.

Sedangkan Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Hari Siswanto, ketika ditemui di Mapolsek Klakah enggan memberikan komentar adanya kejadian ini. 

Jika melihat kejadiannya, pelaku bisa dikenakan pasal 170 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara.

Sementara, Suwarni, pemilik rumah, kepada media ini mengatakan kalau dirinya tidak mengetahui asal muasal rumahnya di rusak oleh Oknum Kades Kudus, Kecamatan Klakah, bersama dengan sejumlah kawannya.

"Saya tidak tahu apa persoalannya, pokoknya langsung dirusak oleh oknum Kades Kudus, Lukman bersama kawannya menggunakan senjata tajam," katanya saat ditemui awak media. (Fuad)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Kades Kudus Tuduh Warga Curi Cabe, Berdampak Aksi Kekerasan Kepada Terduga

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT