Kamis, 11 Agustus 2022
Kriminal

Kasus SA di Banyuwangi, Berawal dari Laporan Penelantaran hingga Terkuak Latar Belakang Persetubuhan 

profile
Ikhwan

26 Juli 2022 18:28

506 dilihat
Kasus SA di Banyuwangi, Berawal dari Laporan Penelantaran hingga Terkuak Latar Belakang Persetubuhan 
Ilustrasi kekerasan seksual. (istimewa)

BANYUWANGI - Polresta Banyuwangi telah melakukan penyidikan dugaan kasus persetubuhan yang menimpa SA, gadis belia asal Rogojampi. 

Polisi menyebut pada mulanya pelaporan yang disampaikan SA yakni adalah penelantaran. 

Pada perkembangannya kemudian terkuak bila sebelum menikah SA, telah menjadi korban persetubuhan S yang tak lain suaminya saat ini beserta 2 orang lainnya.

"ni sebetulnya kalau laporan awal adalah laporan penelantaran keluarga. Karena memang yang dilaporkan antara suami dengan istri," kata Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Agus Sobarnapraja, Senin, (25/7/2022).

Agus menjelaskan, pernikahan SA dan S dilakukan secara sah secara hukum agama maupun negara. Dikuatkan dengan bukti dokumen pernikahan.

"Bahwa fatktanya si suami meninggalkan istrinya itu pada lingkup KDRT. Ada nanti pasal yang kita selidiki, masuk gak unsurnya penelantaran keluarga," ujarnya.

Kasus kemudian berkembang pada insiden sebelum berlangsungnya pernikahan.

Dimana SA yang saat itu masih berusia 17 tahun mengaku sebelumnya telah disetubuhi.

"Akan kita selidiki lebih lanjut. Kita sudah turunkan tim untuk datang ke sana," tegasnya.

Pihaknya berkomitmen akan segera merespon kasus dugaan persetubuhan dengan anak di bawah umur yang dialami SA. 

Menurutnya, peristiwa ini merupakan peristiwa yang berbeda. Pernikahan yang terjadi antarta SA dan S, historinya akibat dari dugaan persetubuhan tersebut.

"Itu pasti kita selidiki juga, jadi dua-duanya beriringan, pasti," pungkasnya.

Sebagai informasi, SA diduga disetubuhi oleh 3 orang yang laki-laki pada bulan September 2021 lalu. Peristiwa itu berawal saat SA diajak F ke rumah S. Setiba di sana datang seorang laki-laki lain yang belum diketahui identitasnya dengan membawa minuman keras. 

Tiga laki-laki itu kemudian menenggak minuman keras tersebut. Saat itu SA juga dicekoki minuman keras. Setelah terpengaruh minuman keras, SA kemudian digilir tiga orang itu.

Keesokan harinya SA sempat diantar F ke wilayah Dusun Melik, Desa Parijatah Wetan. Namun tak lama kemudian S kembali menjemput SA untuk diajak ke rumahnya. Setelah tiba di rumah S, SA kembali disetubuhi beberapa kali. Sampai akhirnya diketahui SA berbadan dua. 

Pada 25 Februari 2022, S menikahi SA secara sah. Namun sehari setelah pernikahan, S menghilang. Saat ini SA sudah melahirkan bayi yang dikandungnya. Bayi berjenis kelamin perempuan itu saat ini sudah berusia sebulan lebih. (Ikhwan)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Kasus SA di Banyuwangi, Berawal dari Laporan Penelantaran hingga Terkuak Latar Belakang Persetubuhan 

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT