Rabu, 17 Agustus 2022
Kriminal

Kisah Asmara Oknum Guru dan Siswa di Banyuwangi Berujung Bui

profile
Ikhwan

14 Juli 2022 13:08

552 dilihat
Kisah Asmara Oknum Guru dan Siswa di Banyuwangi Berujung Bui
Ilustrasi skandal seksual. (SJP)

BANYUWANGI - Seorang oknum guru di Banyuwangi dilaporkan ke polisi oleh salah seorang wali murid dengan tuduhan dugaan perzinahan.

Guru tersebut dilaporkan karena diduga telah menjalin asmara dan menyetubuhi mantan siswanya yang kini baru duduk di bangku SMP.

Oknum guru tersebut berinisial WTN (31), warga Kecamatan Genteng, Banyuwangi.

Kapolsek Genteng Kompol Sudarmaji mengatakan, kasus itu dilaporkan oleh orang tua siswa tersebut.

Orang tua menaruh curiga lantaran HP anaknya berinisial AF (14), tidak boleh dibuka. 

Saat handphone itu ditinggal dirumah untuk di cas, orang tua korban mencoba membukanya. 

Orang tua begitu terkejut lantaran melihat isi chat anaknya dengan WTN yang kerab janjian untuk bertemu.

Setelah sang anak tiba orang tua lantas menginterogasinya. Terungkap bila hubungan terlarang antara guru dan murid itu sudah berlangsung sejak 2020.

Siswa tersebut mengaku telah berulangkali melakukan hubungan badan dengan WTN. Persetubuhan itu dilakukan atas dasar suka sama suka.

"Korban AF memang pacaran dengan WTN, dan sudah sering melakukan hubungan suami istri semenjak tahun 2020," jelas Sudarmaji.

Dia menyampaikan, persetubuhan itu dilakukan WTN sejak menjadi guru AF waktu sekolah dasar (SD).

"WTN dulunya adalah guru SD dari AF. Saat ini korban sudah melanjutkan sekolah di salah satu SMP di Kecamatan Genteng," kata Sudarmaji.

Dalam pengakuannya AF mengatakan telah berpacaran dengan WTN sejak masih SD, dan telah beberapa kali melakukan hubungan intim.

"Terakhir berhubungan layaknya suami istri dilakukan di rumah WTN pada Juni 2022," terangnya.

Orang tua korban yang tidak terima, langsung melaporkan WTN ke Mapolsek Genteng. Polisi langsung menindaklanjuti laporan tersebut dan berhasil mengamankan pelaku.

WTN kini telah ditetapkan tersangka oleh kepolisian setempat. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti.

"Tersangka dikenakan Pasal 81 ayat (2) atau ayat (3) UU Nomor 17 Tahun 2016, tentang Penetapan PERPU no 1 tahun 2016 perubahan kedua atas UU no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak," tandasnya. (*)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Kisah Asmara Oknum Guru dan Siswa di Banyuwangi Berujung Bui

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT