Senin, 28 November 2022
Kriminal

Tak Bermoral, Bapak di Jember Suruh Anak Masih SD Curi Motor

profile
Rochul

04 Oktober 2022 18:28

572 dilihat
Tak Bermoral, Bapak di Jember Suruh Anak Masih SD Curi Motor
Pencurian Motor yang Terjadi di Kabupaten Jember. (SJP)

JEMBER – Pencurian sepeda motor terjadi di sebuah kawasan rumah kos, Jl. Bengawan Solo, Kecamatan Sumbersari, Jember, Kamis 29 September 2022 lalu. ironisnya Pelaku ada tiga orang, dimana mereka masih satu keluarga. 

Terkait pelaku aksi pencurian itu, adalah seorang bapak dengan dua orang anaknya. Namun yang membuat miris dan ironis, aksi pencurian motor tersebut di otaki oleh bapaknya. Menyuruh anaknya menjadi eksekutor pencurian motor tersebut.

Selain itu salah satu anak yang menjadi pelaku, juga masih di bawah umur. Saat ini juga masih duduk di bangku kelas 5 SD.

Kata Kasat Reskrim Polres Jember AKP Dika Hadiyan Wiratama, untuk pelaku ada tiga orang masih satu keluarga, yakni Solihin (50) bertindak sebagai otak kejahatan dalam aksi tersebut. 

“Kemudian melakukan aksi pencurian, dan bertindak sebagai eksekutor yakni dua orang anaknya. Inisial AS (23) dan MF (11). Dua pelaku ini mencuri motor atas suruhan bapaknya, yang bertindak juga sebagai pemantau. Mereka asal Kecamatan Sumbersari,” kata Dika saat , Selasa (4/10/2022).

Terkait aksi pencurian yang dilakukan para pelaku, kata Dika, adalah tindak pencurian motor yang dilakukan pertama kalinya. Mereka terpaksa mencuri dengan alasan untuk kebutuhan sehari-hari dan desakan ekonomi.

“Polisi berhasil menangkap kedua pelaku di rumahnya Kecamatan Sumbersari. Dari situ terungkap bahwa pelaku tidak hanya dua orang, tetapi ada tiga orang,” katanya.

Saat kejadian, Dika menjelaskan, AS dan MF masuk ke kos korban. Tidak butuh waktu lama, mereka berhasil membawa kabur motor korban setelah merusak rumah kuncinya menggunakan kunci T.

Polisi menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda beat tahun 2017 warna putih biru, nomor polisi R-3583-BR, satu unit HP merek Nokia, dan beberapa pakaian.

Dalam kasus tersebut, tersangka Solihin dan AS dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun. Sementara pelaku berinisial MF yang masih bawah umur mendapatkan perlakukan khusus.

“Khusus pelaku di bawah umur kami terapkan undang-undang pidana anak. Kami upayakan diversi,” pungkas Dika. (Ulum)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Tak Bermoral, Bapak di Jember Suruh Anak Masih SD Curi Motor

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT