Kamis, 11 Agustus 2022
Kriminal

Terkait Kasus Hanafi, Begini Tanggapan Kasat Resnarkoba Polres Mojokerto

profile
Andy

12 Juli 2022 23:50

502 dilihat
Terkait Kasus Hanafi, Begini Tanggapan Kasat Resnarkoba Polres Mojokerto
Barang bukti yang diamankan Satresnarkoba Polres Mojokerto. (SJP)

MOJOKERTO - Beredar kabar tak sedap terkait proses hukum Hanafi, pria paruh baya asal Balongsari, Kecamatan Tandes, Kota Surabaya yang ditangkap Satresnarkoba Polres Mojokerto, bulan Juni lalu.

Dalam kabar yang berhembus tersebut dikatakan bahwa unit  1 Narkoba Polres Kabupaten Mojokerto terkesan main mata kepada pemesan narkoba. Setelah dilakukan penelusuran dan konfirmasi ke Satresnarkoba Polres Mojokerto.

Ketika dikonfirmasi oleh jurnalis suarajatimpost.com, Kasat Resnarkoba Polres Mojokerto, AKP Bambang Tri Sutrisno menyampaikan, Mantep merupakan informan yang memberikan informasi terkait adanya transaksi narkoba.

"Ia memberikan informasi tersebut kepada anggota sebelum melaksanakan penangkapan pada Senin (6/6/2022) lalu. Jadi tidak benar kalau dikatakan main mata atau membebaskan Mantep karena memang ia dalah informan kami," ungkap AKP Bambang Tri Sutrisno, Selasa (12/7/2022.

Lebih lanjut, AKP Bambang mengatakan, terduga Hanafi ini melalui keluarganya meminta agar direhab. Namun berdasarkan keterangan pemeriksaan BAP, ia mengaku pernah menjalani hukuman dengan kasus narkoba pada tahun 2004 di Lapas Medaeng, pengakuan ini diberikan tanpa ada tekanan dan paksaan.

"Maka kami pun melakukan koordinasi dengan Kasipidum Kejari Kabupaten Mojokerto, Ivan Yoko, hasilnya pemberlakukan rehab bisa dilakukan asalkan yang bersangkutan bukan residivis. Sedangkan, Badros memang benar saat melakukan penangkapan Hanafi juga bersama Badros," ungkap Bambang.

Menurutnya, berdasarkan pengakuan Hanafi, Betros alias Badros ini tidak ikut memiliki narkotika. Tetapi, saat dibawa ke polres, Badrus ini juga menjalani pemeriksaan tes urine dan didapati yang bersangkutan postif.

"Oleh karena itu, kami menghubungi keluarganya. Namun tidak direspon, sehingga kami meminta pihak rehab Merah Putih untuk melakukan perawatan. Setelah kami konfirmasi ke pihak rehab, ternyata saudara Badros diminta datang untuk menjalani rawat jalan namun yang bersangkutan tidak hadir," pungkasnya. (Andy)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Terkait Kasus Hanafi, Begini Tanggapan Kasat Resnarkoba Polres Mojokerto

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT