Jumat, 03 Februari 2023
Kriminal

Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Polres Tulungagung Sita 12.685 Liter Solar

profile
Andy

30 November 2022 22:04

736 dilihat
Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Polres Tulungagung Sita 12.685 Liter Solar
Pers rilis kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis solar. (SJP)

KABUPATEN TULUNGAGUNG – Satreskrim Polres Tulungagung mengungkap kasus penyalahgunaan BBM jenis solar bersubsidi, Jumat 11 November 2022 pukul 08.00 WIB.

Pidsus Satreskrim Polres Tulungagung Polda Jatim telah berhasil mengamankan 2 orang tersangka dan barang bukti BBM jenis Solar bersubsidi sebanyak 12.685 liter.

Tersangka yang berhasil diamankan adalah MJ (42) warga Desa/Kecamatan Asemrowo Kota Surabaya selaku sopir truk tangka.

Truk tersebut, bertuliskan PT Dina Raya Internusa Nopol AE 8698 UB dan PY (54) warga Kelurahan Simo Girang, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo, selaku pemilik Gudang.

Kapolres Tulungagung, AKBP Eko Hartanto menjelaskan, modus yang digunakan para tersangka, yakni menampung BBM jenis Solar bersubsidi dari para pengangsu ( penyetor solar ) setelah terkumpul kemudian dijual kembali ke Industri dengan harga yang lebih tinggi.

Dua terduga pelaku penyalahgunaan BBM Bersubsidi

"Jadi tersangka membeli dan menampung BBM jenis solar bersubsidi dari para penyetor solar yang diperoleh dari berbagai SPBU dan penambang pasir dengan harga Rp 8.000,- sampai Rp 9.500,- / liter," kata AKBP Eko.

Setelah  ditimbun dan terkumpul lanjut AKBP Eko, kemudian BBM jenis Solar bersubsidi tersebut dijual kembali ke Industri dengan menggunakan Truk Tangki yang bertuliskan PT Dina Raya Internusa No. Pol AE 8698 UB dan dilengkapi dengan surat jalan dari PT tersbut  dengan harga jual  Rp 11.000,- s/d 11.200,- / liternya.
 
"Masih kita selidiki  terkait dengan kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi. Atas perbuatannya, tersangka kita jerat dengan pasal 55 UU RI nomor  22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi juncto pasal 55 UURI nomor11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja juncti Pasal 55 KUH. Pidana, dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara," tegas Kapolres.
 
Senada dengan AKBP Eko, Brand Manager HSSE Pertamina wilayah Kediri, Parrama Ramadhan Amyjaya mengaatakan kasus BBM illegal ini jelas merupakan tindak pidana dan  meminta kepada pihak kepolisian untuk memproses lebih lanjut dan masyarakat untuk melapor melalui call center di nomor 135, bila menemukan aktifitas ilegal terkait BBM.

"Jika masyarakat menemukan penyalahgunaan, kami Pertamina, menyediakan call centre di nomor 135," ujar Parrama.

Dari tangan para tersangka, polisi menyita barang bukti 1 unit truk tangki warna biru putih yang bertuliskan PT Dina Raya Internusa dengan nomor polisi AE 8698 UB yang berisi solar kurang lebih 8.000 liter.

Juga 1 unit truk tangki warna biru nomor nolisi N 9692 EF beserta STNK  yang berisi solar kurang lebih 4.500 liter serta 1 unit truk box warna putih nomor polisi B 9816 WRU  isi 7 jerigen ukuran 20 liter yang berisi solar kurang lebih 140 liter, dan barang bukti lainya. (Andy)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Polres Tulungagung Sita 12.685 Liter Solar

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT