Rabu, 17 Agustus 2022
Lifestyle

Anggota DPRD Kota Batu Dirikan Sanggar Kesenian, Upaya Selamatkan Budaya

profile
Doi

01 Agustus 2022 06:39

748 dilihat
Anggota DPRD Kota Batu Dirikan Sanggar Kesenian, Upaya Selamatkan Budaya
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu dirikan sanggar kesenian. (SJP)

KOTA BATU – Langkah antisipatif dilakukan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu, Sampurno, untuk melestarikan kebudayaan Jawa, dengan mendirikan sanggar kesenian.

Dinamakan Sanggar Seni Krido Budoyo, bangunan berdiri diatas tanah seluas kurang lebih 500 meter persegi di Jalan Pande nomor 12, RT 02 / RW 02, Dusun Junwatu, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.

Sebelumnya, masyarakat yang belajar kesenian sebab tidak adanya fasilitas yang mewadahi, selama puluhan tahun digelar di pelataran rumah Sampurno.

"Bapak saya seorang seniman tari, membuat alat musik Jawa dan wayang. Semangat beliau tidak boleh padam, kebudayaan harus tetap hidup dan dipahami juga dicintai generasi muda," ungkap Sampur, Minggu 31 Juli 2022.

Sekadar informasi, nama jalan tempat sanggar berdiri diambil dari profesi Mbah Munaji, ayah Sampurno sebagai seniman pandai besi, atau pande wesi dalam bahasa Jawa.

"Alhamdulillah niat baik selalu bersambut baik. Pemerintah Desa Junrejo, begitu mendengar sanggar siap digunakan, dukungan luar biasa diberikan," imbuh dia.

Selain meresmikan Sanggar Seni Krido Budoyo, dibarengkan dengan selamatan Suro dan tasyakuran pengurus Karang Taruna yang baru dilantik pada Sabtu 30 Juli 2022 kemarin.

Keberlangsungan sanggar seni mendatang, dikatakan Sampur, masih menggunakan dana pribadinya untuk perawatan dan operasional sanggar.

"Jer basuki mowo beyo, pepatah itu berarti untuk mencapai keberhasilan membutuhkan biaya," imbuh dia.

Sementara itu, Kepala Desa Junrejo, Andi Faisal Hasan yang juga hadir dalam acara peresmian Sanggar Kesenian Krido Budoyo, mengungkapkan rasa kagum atas semangat Sampurno.

"Luar biasa, mulai dari Mbah Munaji yang gigih merawat kebudayaan dan kesenian, kini puteranya memiliki semangat juang yang tidak kalah besarnya," kata Faisal.

Merespon keberadaan Sanggar Seni Krido Budoyo di lingkup pemerintahan yang ia pimpin, pihaknya tertarik untuk berkolaborasi menjaga kelestarian seni budaya.

"Segera kami akan kirimkan surat imbauan yang bersifat wajib, untuk semua sekolah di Desa Junrejo mulai dari SD hingga SMA se derajat, harus mengirimkan siswa-siswinya untuk belajar kesenian di Krido Budoyo," kata Faisal.

Langkah itu dilakukan, masih kata Faisal, demi terjaganya kesenian tradisi agar tidak lekang dan punah digilas zaman.

"Memang harus dipaksakan kepada generasi muda untuk menjaga dan melestarikan seni tradisi ini. Kalau menunggu minat, anak muda hari ini tidak akan berminat untuk gandrung kepada budaya dan seni warisan leluhur," tegas dia.

Diketahui, Desa Junrejo telah memiliki tari tradisional yang bernama Tari Kawilujengan Karaharjan yang ditampilkan pada acara-acara besar, sebagai sambutan selamat datang.

"Mendatang, akan kami perdeskan untuk wajib belajar budaya dan pemantapan tari Kawilujengan Karaharjan ini," tandasnya.

Sebagai informasi, acara peresmian Sanggar Seni Krido Budoyo ditutup dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk, oleh dalang Ki Eko Saputro S Sn, dalam judul Wahyu Katentreman. (Doi Nuri)

Editor: Redaksi 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Anggota DPRD Kota Batu Dirikan Sanggar Kesenian, Upaya Selamatkan Budaya

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT