Rabu, 31 Mei 2023
Lifestyle

Melihat Masjid Cheng Hoo Banyuwangi, Bergaya Arsitektur Mirip Kelenteng 

profile
Ikhwan

30 Maret 2023 03:15

1.6k dilihat
Melihat Masjid Cheng Hoo Banyuwangi, Bergaya Arsitektur Mirip Kelenteng 
Masjid Cheng Hoo di Jalan Sutawijaya, Kelurahan Sumberrejo, Banyuwangi, Rabu (29/3/2023) (Ikhwan/SJP).

Banyuwangi, SJP - Berwisata di Banyuwangi tidak melulu tentang destinasi wisata alam saja. Ada wisata religi yang dapat anda kunjungi setiba anda di kabupten ujung timur Jawa ini.  

Salah satunya adalah Masjid Raya Cheng Hoo (Zheng He) berada di jalan Sutawijaya, Kelurahan Sumberrejo, Banyuwangi.  

Masjid Muhammad Cheng Hoo di Banyuwangi ini merupakan Masjid Muhammad Cheng Hoo yang ke-sepuluh yang tersebar di seluruh Indonesia.  

Berdiri sejak tahun 2016, pembangunan masjid ini diprakarsai, warga keturunan Tionghoa yang tergabung dalam Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI). 

Setiba disana, anda akan dibuat takjub dengan gaya arsitektur masjid ini. Sekilas bangunan masjid yang memiliki ukuran 28 x 26 meter ini terlihat seperti kelenteng etnis Tionghoa. 

Didominasi warna merah, hijau dan kuning dengan atap berundak. Sekilas mirip pagoda. 

Di Banyuwangi di lingkungan masjid ini juga didirikan pondok pesantren. Sehingga setiap hari di masjid ini tidak pernah sepi kegiatan. 

Apalagi seperti bulan Ramadan kali ini. Selain digunakan salat lima waktu, salat jumat, salat tarawih di sini juga rutin digunakan tadarus Al quran dan pengajian. Bila beruntung anda juga akan mendapatkan takjil gratis.

Dalam beberapa literatur disebutkan nama Cheng Hoo diambil dari nama Nama Muhammad Cheng Hoo. 

Ini merupakan bentuk penghormatan kepada Muhammad Cheng Hoo, seorang laksamana Tiongkok yang dalam perjalanannya di kawasan Asia Tenggara bukan hanya berdagang, tetapi juga menyebarkan agama Islam. 

Laksamana Cheng Hoo merupakan pelaut Muslim asal Yunnan, Tiongkok, yang melakukan penjelajahan antara 1405 sampai 1433.  

Dia adalah orang kepercayaan Kaisar Ketiga Dinasti Ming, Kaisar Yongle, untuk melakukan pelayaran dengan tujuan memetakan wilayah yang mungkin bisa dijadikan kekuasaannya.  

Sepanjang hayatnya, Laksamana Cheng Hoo telah melakukan tujuh kali pelayaran. Di Indonesia, dia sempat berlabuh di Jawa, Palembang, dan Sumatra. Di sela kegiatannya, dia aktif menyebarkan ajaran Islam, meskipun sebagian besar awak kapalnya menganut agama Buddha dan Taoisme. (*)

Pewarta: Ikhwan

Editor: Vebriansyah

Tags
Anda Sedang Membaca:

Melihat Masjid Cheng Hoo Banyuwangi, Bergaya Arsitektur Mirip Kelenteng 

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT