Selasa, 28 Juni 2022
Lifestyle

Usung Tema Spirit of Majapahit, Walkot Mojokerto Ning Ita Ajak Belajar Aksara Jawa Kuno

profile
Andy

20 Mei 2022 12:49

444 dilihat
Usung Tema Spirit of Majapahit, Walkot Mojokerto Ning Ita Ajak Belajar Aksara Jawa Kuno
Pemberian nama jalan dengan aksara jawa kuno oleh Kepala Pendidikan dan Kebudayaan Amin Wachid ke Wali Kota Mojokerto Ning Ita, yang didampingi, Peneliti Naskah Kuno Rendra Agusta.

MOJOKERTO - Usung tema besar "Spirit of Majapahit, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengajak belajar aksara Jawa kuno, Jumat (20/5/2022).

"Kita ini khan sudah mengusung tema besar "Spirit of Majapahit", artinya spirit, motivasi kebesaran Maajapahit itu haru kita implementasikan dalam seluruh sektor kehidupan maupun bidang yang ada di Kota Mojokerto ini. Salah satunya adalah di dalam sektor pariwisata yang berbasis sejarah dan budaya," ungkap Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita.

Lebih lajut dikatakan Ning Ita, kota Mojokerto memiliki sejarah besar di abad ke-13 hingga 14, Kerajaan Majapahit yang sudah tersohor. Yang memiliki wilayah kekuasaan melebihi Indonesia saat ini, dimana ibu kotanya berada di Kota Mojokerto ini sebagai bagian dari ibu kota tersebut.

"Maka kita harus mampu menggali seluruh potensi untuk kembali menggali, menggaungkan kebesaran Majapahit itu dalam rangka mengangkat keunggulan Kota Mojokerto supaya memiliki daya saing. Warisan budaya dari leluhur-leluhur kita, Majapahit harus terus kita lestarikan," harapnya.

Menurutnya, oleh karena itu pengajar di generasi muda, anak-anak didik yang ada di sekolah, terkait bahasa daerah, warisan budaya, menghargai sejarah leluhur harus terus dilakukan. Kalau tidak demikian, generasi muda ini akan tidak mengenal sehingga warisan budayanya akan punah karena hanya dilakukan pada generasi sebelumnya.

"Sehingga hari ini diadakan pembelajaran untuk para guru dan komunitas. Untuk sementara ini untuk pemberian nama jalan dengan aksara Jawa kuno ini, kita pilih di jalan protokol dan jalan tertentu, dimana di jalan tersebut ada bangunan yang layak dikunjungi seperti Rumah Rakyat dengan tampilan Majapahit, kemudin jalan Gajah Mada disana sudah ada kantor Wali Kota dengan pendoponya, selanjut jalan-jalan lainnya," tandasnya.

Setali tiga uang, Peneliti Naskah Kuno Rendra Agusta menyampaikan kelas kali ini menngangkat tema aksara jawa kuno. Ini beda dengan aksara jawa baru Hanacaraka, karena  Mojokerto terkenal dengan Majapahitnya sesuai dengan pesan Wali Kota tadi.

"Kita ingin membawa "Spirit of Majapahit", yang kita pelajari itu tentang aksa jawa kuno, pengajaran, kemudian konten, sampai pembacaan prasasati. Diharapkan dengan adanya kelas ini, nantinya dapat menggali informasi untuk kemajuan budaya. Praktis, erat hubungan antara aksara jawa kuno dengan Majaphit, karena semua prasasti ditulis dengan aksara jawa kuno," jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto Amin Wachid menyampaikan, giat kali ini diikuti oleh 20 orang guru bahasa Jawa, 20 orang komunitas bahasa Jawa 20 orang dan 20 undangan.

"Sebagai bentuk implementasi dari Anugerah Kebudayaan Pariwisata yang diberikan PWI Pusat, pagi hari ini kami mengundang para guru dan komunitas untuk terus menggali dan mengembangkan budaya Majapahit dengan belajar aksara Jawa Kuno. Ini sesuai dengan misi Wali Kota yang kelima yakni, Mewujudkan Ketahanan Sosial Budaya Dalam Kerangka Integrasi Nasional, Pada Tatanan Masyarakat Yang Bermartabat, Berakhlak Mulia, Beretika dan Berbudaya Luhur Berlandaskan Pancasila," pungkasnya.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Usung Tema Spirit of Majapahit, Walkot Mojokerto Ning Ita Ajak Belajar Aksara Jawa Kuno

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT