Sabtu, 29 Januari 2022
Pemerintahan

4 Indikator Tak Terpenuhi, Kota Mojokerto Bebas dari PPKM Jilid II

profile
Andy

28 Januari 2021 21:05

479 dilihat
4 Indikator Tak Terpenuhi, Kota Mojokerto Bebas dari PPKM Jilid II
Rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Kota Mojokerto

KOTA MOJOKERTO – Pemberlakukan penerpaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kota Mojokerto dinilai telah berhasil. Hal ini sesuai empat indikasi, dimana kenaikan angka Covid-19 yang tidak terlalu signifikan, angka kematian akibat Covid-19 yang tidak meningkat, ketersediaan bed isolasi tidak lebih dari 70 persen, dan tingkat kesembuhan rata - rata yang tinggi.

Alhasil dengan keberhasilan melakukan PPKM tahap pertama yang dilangsungkan 15 - 28 Januari tersebut, Kota Mojokerto dinilai tak perlu melanjutkan PPKM tahap kedua. Hasil ini pula yang menjadi pembahasan rapat koordinasi Wali Kota Mojokerto, Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi bersama jajaran Forkopimda mengikuti Kegiatan Rapat Koordinasi  Satgas Covid-19 Bersama dalam rangka Monev Penanganan Covid-19 Bertempat di Ruang Pertemuan Direktur RSU dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto Jalan Raya Surodinawan, pada Kamis (28/1/2021).

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan, PPKM yang dilakukan Kota Mojokerto pada tanggal 15-28 Januari 2021 berdasarkan 4 parameter yang ditentukan oleh Satgas Covid-19. Maka dari itu, Kota Mojokerto tidak perlu lagi melaksanakan PPKM tahap 2. "Jadi kami pastikan Kota Mojokerto tidak melaksanakan PPKM tahap 2," tegas perempuan yang disapa Ning Ita.

Meskipun mulai besok tidak lagi PPKM, lanjut Ning Ita, namun protokol kesehatan 5M harus terus ditegakkan. Seperti Menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilisasi.

“Dalam rangka meningkatkan terkait hal tersebut, maka mulai besok, denda operasi yustisi kami naikkan. Dari Rp 50.000 menjadi Rp.100.000. Harapan kami, masyarakat memiliki efek jera dan tidak lagi melanggar. Apabila dalam waktu 1 minggu masyarakat mampu menjaga protokol kesehatan dengan ketat. Angka terpapar menurun, angka kematian menurun, jumlah pengguna isolasi tidak lebih dari 70 persen dan angka kesembuhan tidak dibawah rata2 nasional atau tidak masuk zona merah, maka kami tidak akan melaksankan PPKM tahap 2. Jika sebaliknya, maka Kota Mojokerto akan melaksanakan PPKM kembali,” urai Ning Ita.

Sementara itu, Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi menambahkan, selain memberikan imbauan 5 M kepada masyarakat secara langsung, pihaknya juga akan memasang pengeras suara di Kelurahan / Kampung Tangguh yang berada di wilayah Kota Mojokerto dan melaksanakan penyemprotan Disinfektan secara berkala guna mencegah penyebaran Virus Covid-19.

Tags
Anda Sedang Membaca:

4 Indikator Tak Terpenuhi, Kota Mojokerto Bebas dari PPKM Jilid II

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT