Sabtu, 29 Januari 2022
Pendidikan

6 Kecamatan di Probolinggo Ujicoba Pembelajaran Tatap Muka

profile
Admin

25 Oktober 2020 19:06

153 dilihat
6 Kecamatan di Probolinggo Ujicoba Pembelajaran Tatap Muka
Ilustrasi pembelajaran tatap muka saat pandemi Covid-19

PROBOLINGGO.– Pemkab Probolinggo akan melakukan ujicoba pembelajaran tatap muka di tingkat SD dan SMP di enam kecamatan yang masuk zona hijau dan kuning penyebaran Covid-19.

 

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi menyebut, enam kecamatan yang akan diujicoba pembelajaran tatap muka mulai Senin 26 Oktober 2020 besok.

 

“Ada enam kecamatan yang secara konsisten ada di zona hijau dan kuning. Di masing-masing kecamatan itu ada 2 jenjang pendidikan, yakni SD dan SMP. Dalam pelaksanaannya tetap mengacu kepada keputusan bersama 4 Menteri dalam protokol kesehatannya,” ujar Fathul Rozi kepada suarajatimpost pada Minggu (25/10/2020).

 

Rozi menerangkan uji coba pelaksanaan pembelajaran tatap muka ini akan dilakukan di Kecamatan Lumbang, Sumber, Kuripan, Tiris, Krucil dan Wonomerto. Namun pihaknya memastikan akan mengevaluasi keenamnya bila ada perubahan zona penyebaran Covid-19.

 

“Awalnya Kecamatan Sukapura masuk, tetapi sudah menjadi oranye sehingga kita tidak ingin menanggung resiko karena ini cukup beresiko bagi anak-anak,” tegasnya.

 

Untuk teknis pelaksanaannya terang Rozi, pertama dari pelaksanaannya guru-guru yang mengajar di sana adalah guru yang memang tinggal di zona hijau dan kuning. Guru tidak boleh dari zona oranye apalagi zona merah. Kemudian pelaksanaan pembelajarannya tetap melaksanakan protokol kesehatan diantaranya menggunakan masker, cuci tangan dan physical distancing.

 

“Physical distancing dalam proses pembelajaran itu dalam satu kelas berisi maksimal 50% dari jumlah yang ada di kelas itu. Jika SD itu maksimal ada 28 siswa, maka dalam 1 kelas menjadi 14 siswa. Untuk jenjang SMP, apabila ada 32 siswa dalam satu rombongan belajar, maka yang masuk hanya 16 siswa. Artinya bahwa strategi pembelajaran yang digunakan menggunakan shift learning atau pembelajaran bergantian dengan maksimal 50%,” terangnya.

 

Nantinya bila ujicoba pembelajaran selama dua minggu berlangsung baik dan lancar, maka akan dievaluasi lebih lanjut. Ke depan akan ada sekolah di kecamatan lainnya yang juga akan dilakukan pembelajaran tatap muka. “Tetapi juga tetap harus di zona hijau atau kuning yang secara konsisten dalam satu bulan terakhir,” tukasnya. ( UBAIDILLAH.HSE)

Tags
Anda Sedang Membaca:

6 Kecamatan di Probolinggo Ujicoba Pembelajaran Tatap Muka

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT