Jumat, 28 Januari 2022
Kriminal

Anggota DPRD Jember Diduga Pukul Ketua RT Akibat Tak Terima Ditegur

profile
Avirista

01 Februari 2021 20:25

128 dilihat
Anggota DPRD Jember Diduga Pukul Ketua RT Akibat Tak Terima Ditegur
Ketua RT yang diduga jadi korban pemukulan DPRD Jember

JEMBER - Seorang anggota DPRD Jember diduga melakukan pemukulan ke Ketua RT Kelurahan Slawu, Patrang. Warga yang bernama Dodik Wahyu Rianto (38) yang juga Ketua RT ini menjadi korban dugaan pemukulan seorang pria yang dilakukan anggota DPRD Jember berinisial I.

Peristiwa ini disebut Rianto, terjadi pada Minggu malam 31 Januari 2021 pukul 19.45 WIH di pagar masuk kompleks Perumahan Perumahan Bernardy Land Jalan Cendrawasih, Lingkungan Puring, Kelurahan Slawu. Sebelum insiden pemukulan itu, korban mengaku tengah ngobrol di pos satpam bersama sejumlah warga.

"Kejadiannya sekitar pukul 19.45 WIB Minggu malam kemarin, atau pukul 8 malam kurang 15 menit, saya sedang duduk-duduk di Pos Satpam. Pelaku ini masuk ke komplek perumahan dengan ngebut, bahkan mau belok masuk portal perumahan itu sampai bunyi ciiitttt (suara rem mobil yang dikendarai pelaku)," kata Rianto saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Senin (1/2/2021) siang.

Karena dianggap tidak sopan dan dikhawatirkan menyebabkan kecelakaan karena saat itu banyak anak kecil di wilayah perumahan, ia pun mengingatkan pria yang mengendarai mobil tersebut untuk berhati-hati.

"Saya bilang pak hati-hati, tapi tidak teriak. Karena setelah masuk komplek perumahan, tidak lama keluar setelah mungkin 5 menitan," katanya.

Namun bukannya pergi atau memahami dengan baik maksud dari teguran yang diterimanya. Pelaku malah menghentikan laju mobilnya di pinggir jalan. Pria tersebut kemudian mendatangi korban yang saat itu juga bersama sejumlah warga, termasuk seorang petugas keamanan perumahan.

"Saat itu mendatangi saya, bilang 'Kamu tidak terima?' sambil memukul bagian kepala saya sebelah kiri dekat telinga dua kali, satu pukulan kena, dan satu lagi nyerempet. Kemudian dibantu warga dilerai, dan malah sambil ngomong (berucap) keras mengancam saya kamu tidak akan selamat di jalan, dan saya jadikan rempeyek katanya waktu itu," ujar Rianto menceritakan apa yang dialaminya.

Warga lainnya pun berusaha melerai keduanya, namun kata Rianto korban terus berusaha memukulnya. "Saya saat itu juga masih mau dipukul dan dibantu sekuriti perumahan untuk dilerai, dan dipegangi agar tidak memukul, kemudian setelahnya pergi begitu saja," bebernya.

Selanjutnya karena merasa apa yang dialami korban adalah bentuk penganiayaan. Rianto diantar warga langsung melakukan visum ke RSD dr. Soebandi Jember. "Kemudian lanjut laporan ke Mapolsek Patrang," katanya.

Dari informasi yang dihimpun oleh Rianto dan warga perumahannya. Diketahui diduga pelaku adalah anggota Komisi C DPRD Kabupaten Jember, berinisial IB.

"Saya bersama warga mencari informasi pasti siapa pelaku lewat google, dan ternyata anggota DPRD Jember bernama Imron Baihaqi. Pelaku juga diketahui menjabat sebagai Ketua Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) DPC PPP Kabupaten Jember," kata salah seorang warga lainnya Nur Iman Affandi saat dikonfirmasi bersamaan.

Kemudian untuk hasil visum, kata pria yang akrab dipanggil Affandi ini, selanjutnya akan diambil di rumah sakit untuk melengkapi barang bukti.

"Sekarang saya bersama sejumlah warga juga mengawal korban ke Mapolsek dan mengambil hasil visum di RSD dr. Soebandi Jember," katanya.

Terpisah saat dikonfirmasi, pelaku Imron Baihaqi masih belum bisa dikonfirmasi. Nomor ponsel yang dihubungi tidak aktif, dan saat dihubungi lewat panggilan telpon whatsapp hanya berdering belum ada jawaban. (Lum) 
 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Anggota DPRD Jember Diduga Pukul Ketua RT Akibat Tak Terima Ditegur

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT