Sabtu, 29 Januari 2022
Pendidikan

Aplikasi Karya Mahasiswa UB Mampu Deteksi Kecelakaan Hingga Covid-19 yang Terintegrasi

profile
Krisda

20 Juli 2021 08:11

50 dilihat
Aplikasi Karya Mahasiswa UB Mampu Deteksi Kecelakaan Hingga Covid-19 yang Terintegrasi

MALANG - Universitas Brawijaya (UB) kembali torehkan prestasi, lima mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) mampu membuat aplikasi terintegrasi bernama MyPolice. Aplikasi yang menggunakan teknologi Voice Over Internet Protocol (VoIP) dan dilengkapi sensor Ultrasonik untuk memonitor kecelakaan, hingga Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Dibawahi dosen Fapet Dr. Premy Puspitawati Rahayu, Aplikasi buatan Zuhdan Alaik dari Fakultas Peternakan (Fapet), Hikmah dari Fakultas Hukum, Enny Lisdayanti Hasanah dari FIA, Abdul Munir Roja’i dari FMIPA, dan M. Kharis Abdurrohman dari Filkom, diklaim memiliki beberapa fitur yang terintegrasi. 

Beberapa fitur seperti E-Tilang, SKCK Online, dokumen kendaraan untuk melakukan pengurusan SIM dan surat-surat kendaraan seperti STNK dan BPKB, disebut mampu dilakukan hanya dengan aplikasi ciptaan 5 mahasiswa UB di bawah bimbingan dosen Fapet Dr. Premy Puspitawati Rahayu.

Ketua Tim Zuhdan mengatakan, jika terjadi kecelakaan, aplikasi akan mengirim data berupa waktu, lokasi, dan keterangan yang diperoleh dari desain sensor yang terpasang di bumper mobil depan dan belakang.

Jika pengguna aplikasi dirasa memerlukan bantuan kepolisian maka pengguna hanya perlu submit, sehingga otomatis data diterima admin kepolisian. Langkah berikutnya polisi akan datang ke lokasi untuk meninjau dan menindaklajuti

"Fitur ini membantu dalam mempercepat perekapan data, untuk hal pertolongan pertama kecelakaan bisa memakai fitur telepon yang ada pada menu Halo Polisi," ucap Zuhdan, pada Jumat pagi (16/7/2021).

Disebutkan Zuhdan, fitur lain dari aplikasi ini yakni Halo Polisi, dimana nantinya terdiri dari beberapa menu yakni laporan tindak kejahatan, lapor tanggap bencana, pemadam kebakaran, dan panduan keselamatan yang disediakan dalam aplikasi ini.

"Pada fitur ini, masyarakat dapat menghubungi Polisi sesuai dengan kebutuhannya. Dan juga terdapat informasi lainnya seperti lokasi Polres, UGD dan SPBU terdekat," ujar mahasiswa angkatan 2019 ini.

Layanan ini juga menyediakan tanggap Covid-19 yang terintegrasi dengan puskesmas, klinik, hingga rumah sakit terdekat, untuk memberikan layanan kesehatan optimal dan keamanan pada masyarakat.

"Memang saat ini juga sudah banyak pengembangan layanan aplikasi yang diluncurkan Kepolisian. Namun belum terintegrasi menjadi satu aplikasi sehingga menyebabkan kurang kepahaman dalam penggunaan bagi masyarakat," papar dia.

Dengan adanya dua fitur unggulan yakni VoIP sebagai fitur telepon dan sensor ultrasonik sebagai monitor kecelakaan, diharapkan masyarakat dapat terbantu dan kinerja kepolisian bisa optimal. Dengan demikian, prespektif masyarakat pada pihak kepolisian akan semakin membaik.

"Saya berharap dengan hadirnya MyPolice ini dapat mengoptimalkan seluruh layanan kepolisian terhadap masyarakat, sekaligus meningkatkan komunikasi yang aktif antara keduanya," pungkasnya. (FCS) 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Aplikasi Karya Mahasiswa UB Mampu Deteksi Kecelakaan Hingga Covid-19 yang Terintegrasi

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT