Kamis, 27 Januari 2022
Kesehatan

Bahayakan Orang Lain, ODGJ Bondowoso Terpaksa Dipasung di Rumahnya

profile
Admin

31 Oktober 2020 22:11

183 dilihat
Bahayakan Orang Lain, ODGJ Bondowoso Terpaksa Dipasung di Rumahnya
Penderita gangguan jiwa saat dikunjungi tim medis

BONDOWOSO - Sudah tiga tahun Suadi, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dipasung di rumahnya di Curahdami, Bondowoso. Ia terpaksa dipasung pihak keluarga lantaran kerap kali memberontak dan mengancam nyawa orang lain saat dilepaskan. 

Suadi, sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit jiwa, namun beberapa kali melarikan diri, membuat keluarga akhirnya memutuskan merawatnya di rumah. 

Kakak Suadi bernama Kurwati mengatakan, bila adiknya berulang kali dikirim ke rumah sakit jiwa (RSJ) , namun beberapa kali pula ia berhasil kabur. Bahkan selama perawatan di RSJ tergolong cukup membahayakan orang lain. 

"Kalau dilepaskan membahayakan orang lain. Saya saja hampir dibunuh. Dia sudah ulang kali dikirim ke RSJ, tapi selalu berhasil kabur," ungkap Kurwati pada Sabtu (31/10/2020). 

Kurwati bersyukur meski adiknya hanya dirawat dan terpasung di rumah, ada pendampingan intensif dari tim medis RSUD Bondowoso. Menurutnya, pelayanan di rumah dijalankan atas kekhawatiran pihak keluarga, lantaran Suadi akan membahayakan orang lain bila dibawa ke RSJ. 

Sementara itu Pendamping Pasung Kemensos Kabupaten Bondowoso Muzayanah membenarkan bila memperbolehkan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang membahayakan orang lain tidak diperbolehkan dirawat di RSJ. Namun meski tak dirawat di RSJ, pihak dari Kemensos dan tim medis kejiwaan dari RSUD dr. Koesnadi tetap melakukan pengawasan dan kunjungan untuk memastikan kondisi Suadi. 

"Saya sudah tangani OGDJ ini sejak 2017. Sejak awal memang dia tidak diizinkan untuk dilepas dari pasung oleh keluarganya. Tapi pelayanan alternatif tetap kita berikan melalui pengasuhan berbasis keluarga," ungkap Muza saat berkunjung ke rumah ODGJ di Curahdemi bersama dangan muspika. 

Muza, panggilan akrabnya menambahkan bila timnya bersama pihak medis dari RSUD Bondowoso melakukan kunjungan rutin untuk memantau Suadi. Setiap dua bulan sekali tim dari RSUD Bondowoso juga melakukan serangkaian perawatan dan penyuntikan di rumahnya. 

"Kami juga membantu makanan pasien, jadi tidak hanya medis saja. Bantuan makanan sembako ini diberi empat kali dalam kurun waktu satu tahun. Bantuan itu diberikan dari kementerian maupun pemerintah daerah," tuturnya. 

Namun ada satu hal yang sangat disayangkan oleh Muzayanah. Dimana dalam beberapa hari terakhir ini video Suadi beredar di media sosial. Hal ini tentu disebutnya, tidak melindungi hak privasi pasien yang seharusnya tidak boleh ditampakkan di publik. 

"Sangat disayangkan sekali hingga ada yang mengambil video seperti itu. Apalagi wajahnya tidak disensor," sesalnya.

Muzayanah berharap dikemudian hari tidak akan ada lagi orang yang mempublikasikan video ODGJ di medsos. Di samping itu ia juga berusaha dengan stakeholder terkait untuk terus melakukan perawatan demi kesembuhan Suadi. 

"Mudah-mudahan dengan diberikannya perawatan dan pengasuhan suatu saat dia bisa pulih," pungkasnya.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Bahayakan Orang Lain, ODGJ Bondowoso Terpaksa Dipasung di Rumahnya

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT