Rabu, 19 Januari 2022
Pemerintahan

Belasan Bangunan Liar Tak Berizin Ditertibkan Satpol PP Bojonegoro

profile
Admin

08 Desember 2020 22:07

324 dilihat
Belasan Bangunan Liar Tak Berizin Ditertibkan Satpol PP Bojonegoro
Penertiban bangunan liar oleh Satpol PP Bojonegoro di Gayam

BOJONEGORO – Sejumlah bangunan liar di Jalan Raya Cepu – Surabaya ditertibkan Satpol PP Kabupaten Bojonegoro. Adapun penertiban bangunan liar kali ini menyasar sejumlah bangunan liar yang berada di Kecamatan Gayam, pada Selasa (8/12/2020).

 

Tampak jajaran Muspika Gayam, mulai dari camat, kapolsek, dan danramil turut hadir langsung penertiban yang dilakukan oleh jajaran Satpol PP, yang dipimpin oleh Kepala Seksi (Kasi) Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Satpol PP Beni S.

 

Sebelum melaksanakan penertiban, Satpol PP memeriksa kelengkapan surat izin bangunan, termasuk surat izin usaha bagi beberapa bangunan yang digunakan untuk berjualan atau usaha. Sementara itu sejumlah warga yang bangunannya tak berizin pasrah ditertibkan Satpol PP, namun tak sedikit yang berdebat dengan petugas.

 

"Tolong bapak, saya paham yang bapak alami, tapi apakah bapak membangun di sini sudah izin dengan DPU (Dinas Pekerjaan Umum) atau PJKA (PT KAI) bapak, kalau bapak punya surat izin, mana surat izinnya," ujar Beni pada Safuan salah satu pemilik bangunan liar, yang ada di Desa Cengungklung, Gayam.

 

Safuan dan petugas sempat bersitegang serta berdebat terkait penertiban ini. Safuan mengklaim tak ada pemberitahuan atau peringatan terlebih dahulu dari pemerintah. Ia didampingi kepala dusun setempat meminta waktu untuk membongkar sendiri bangunan miliknya.

 

"Saya tidak diberi tahu tapi kok mendadak digeruduk dan mau dibongkar, surat saja tidak menerima, saya membangun ini pakai modal, kalau saya bongkar adakah ganti rugi tidak, atau kalau saya bongkar, sepanjang jalan ini dibongkar tidak, tolong jangan saya sendiri yang ditertibkan," protesnya Suminto pada Kasi Trantib dan rombongan, yang sempat memanas.

 

Secara terpisah Kasun Cengungklung Suminto menyebut, surat edaran sosialisasi penertiban bangunan liar yang ada desanya akan ditertibkan.

 

"Surat edaran sudah kita sampaikan dan mungkin tidak nyampai beliau, Saya mohon kedua belah pihak saling mengerti dan ada tenggang waktu untuk membongkar sendiri,"ucapnya.

 

Sementara itu Kasi trantib Satpoll PP Bojonegoro Beni S mengatakan, bangunan liar yang ada di sepanjang jalan raya dari Padangan sampai Babat, dalam bulan bulan ini akan terus ditertibkan. Bagi yang masih menempati tempat tersebut nantinya akan diberikan surat pemberitahuan, sementara yang tidak dihuni maka akan langsung dibongkar.

 

"Kita akan terus sosialisasikan, yang tidak berijin akan kita tindak, yang tidak berpenghuni akan kita bersihkan dan robohkan, hal ini sudah kita sosialisasikan serta hari ini 4 desa diwilayah Kecamatan telah kita bersihkan dan yang belum tahu kita  sosialisasikan, hari ini 12 bangunan liar yang sudah kita bongkar, yang belum dibongkar sendiri kita beri waktu dua Minggu, akhir Januari ini sudah harus bersih" jelasnya.

 

Hal serupa diutarakan Camat Gayam Agus  Hariyana, yang menyebut bangunan – bangunan yang ditertibkan tersebut memang tidak memiliki izin dari desa maupun dari kecamatan. Jadi dalam hal ini penertiban ini adalah dari pelaksanaan dari pihak DPU dan PT KAI, karena status tanah tersebut milik negara.


"Bangunan liar ini tidak izin dari kecamatan mau pun desa, dan tanah tersebut adalah milik negara,” pungkasnya.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Belasan Bangunan Liar Tak Berizin Ditertibkan Satpol PP Bojonegoro

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT