Selasa, 07 Desember 2021
Peristiwa Daerah

BMKG Petakan Jalur Evakusi Antisipasi Potensi Tsunami di Jember

profile
Rochul

21 September 2021 17:11

119 dilihat
BMKG Petakan Jalur Evakusi Antisipasi Potensi Tsunami di Jember
Pemetaan potensi tsunami oleh BMKG stasiun Geofisika di Jember

JEMBER - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)Stasiun Geofisikan Kelas III Malang melakukan mitigasi kebencanaan pemetaan potensi tsunami di Jember. Melalui BMKG Karangkates, mitigasi dan analisis bahaya tsunami dengan gempa berskala 8,7 SR di kawasan pesisir selatan Jember, utamanya di Kecamatan Puger, pada Selasa (21/9/2021).

BMKG melihat ada potensi kerawanan bencana di wilayah Jember selatan, pemetaan jalur evakuasi dan kemungkinan kerugian agar dapat meminimalisir kerugian dan adanya korban.

Kepala BMKG Stasiun Geofisik Ma'muri menyatakan, ia dan timnya melakukan pemetaan terkait tsunami di lapangan.

"Kami dari stasiun Geofisika Malang akan melakukan cek langsung lapangan di pantai Puger ini, terkait peta pemodelan tsunami," kata Ma'muri melalui keterangan persnya.

Disebutkan Ma'muri hal itu untuk mengantisipasi adanya kemungkinan terburuk mengenai adanya skema tsunami di selatan Jawa Timur dan Jember.

"Karena menurut skenario terburuk para ahli, pesisir selatan Jawa Timur berpotensi gempa dan tsunami dengan skala yang sangat tinggi, sekitar 8,7 skala richter, dengan ketinggian gelombang antara 19 sampai dengan 22 meter di bibir pantainya dan waktu tibanya berkisar sekitar 24 sampai 27 menit setelah terjadinya gempa bumi," beber Muri.

Dalam keterangan selanjutnya Muri menjelaskan, pihaknya akan bekerjasama dengan BPBD untuk memastikan jalur evakuasi serta tempat evakuasi. Dalam pesannya, Muri menekankan bahwa pihaknya hanya melakukan modeling metigasi, bukan memastikan kapan terjadinya tsunami. 

Di sisi lain Plt BPBD Jember, Mohammad Mujamil saat dikonfirmasi juga menyambut positif atas apa yang dilakukan oleh BMKG.

"Yang pertama tentu kita perlu mendapatkan informasi yang akurat tentang potensi itu seperti sudah dijelaskan oleh Kepala Stasiun geofisika BMKG Karangkates Malang, kabar akan adanya potensi tsunami dengan ketinggian dan waktu tiba gelombang air. Tentunya kita akan mengambil langkah-langkah terkait dengan semua itu," kata Mujamil. 

"Apa yang akan disampaikan oleh BMKG itu tentu akan kita tindak lanjuti diantaranya beberapa persiapan adalah kita akan menyiapkan juga jalur evakuasi, selain itu juga sosialisasi pada masyarakat," tukasnya. 

BMKG dan BPBD Jember juga bersinergi memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengantisipasi adanya potensi kebencanaan yang terjadi. Diharapkan seluruh komponen masyarakat ikut membantu jika ada indikasi atau tanda-tanda kemungkinan terjadinya peristiwa tsunami. Dimungkinkan jarak terdampak akan mencapai 2,5 kilometer ke arah daratan(Lum)

Tags
Anda Sedang Membaca:

BMKG Petakan Jalur Evakusi Antisipasi Potensi Tsunami di Jember

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT