Rabu, 26 Januari 2022
Peristiwa Daerah

BPCB Jatim Ekskavasi Struktur Bangunan Kuno Peninggalan era Singosari

profile
Admin

16 Oktober 2020 16:57

181 dilihat
BPCB Jatim Ekskavasi Struktur Bangunan Kuno Peninggalan era Singosari
Proses ekskavasi oleh BPCB Jatim di Situs Kuno Ngenep
MALANG - Situs bangunan yang diduga peninggalan Kerajaan Singosari dilakukan ekskavasi atau penggalian oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur. Temuan bangunan berupa struktur batu bata berada di Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. 

Struktur batu bata kuno tersebut ditemukan di lahan proyek pembangunan Perumahan Taman Tirta, yang sebelumnya merupakan lahan perkebunan jeruk.

Tampak proses ekskavasi masih terus berjalan di hari kelima. Tim dari BPCB sebanyak 12 orang dibantu warga sekitar bahu - membahu menggali tanah dengan panjang sekitar 20 meter, dari titik awal penemuan struktur diduga bangunan kuno. Struktur batu bata juga tampak begitu jelas di titik - titik yang telah diekskavasi tim BPCB.

Arkeolog BPCB Jawa Timur Nurmala menyatakan, dari hasil ekskavasi lima hari sejak Selasa 12 Oktober 2020, temuan struktur batu bata yang awalnya di sisi utara terus memanjang.

"Ekskavasi sudah 5 hari ini, kita buka 5 kotak, masing-masing kotak panjangnya 5 x 5  temuannya kita dapatkan itu awalnya struktur di tebing 3 lapis ternyata runtuhan, kita kejar ke barat. Struktur di sisi utara memanjang barat," ujar Nurmala ditemui suarajatimpost pada Jumat siang (16/20/2020).

Dari hasil kajian sementara dan ekskavasi selama lima hari berjalan ini lanjut Nurmala, temuan struktur batu bata bangunan identik dengan zaman Kerajaan Singosari.

"Masa Dimensi batanya kemungkinan dia Singosari, ketebalan 8 - 9 cm, kalau panjang belum kita dapatkan yang utuh, yang biasanya kita dapatkan (batu bata era Kerajaan Singosari) di (ukuran) 37 - 38 cm. Ini ukuran batanya, hanya panjang 27 cm, yang kita temukan tapak," terangnya.

Terkait apa struktur bangunan tersebut, dirinya menduga ini adalah sebuah permukiman kuno yang luas.Hal ini diperkuat adanya sumber air di sisi timur struktur, serta temuan - temuan dari warga seperti pecahan gerabah, keramik, hingga porselin.

"Melihat konteks sumber air, sisi timur sumber air kemungkinan pemukiman. Kemungkinan sebenarnya meluas semakin ke barat sebenarnya," tuturnya.

Guna memastikan apakah struktur batu bata tersebut, pihak BPCB akan melakukan ekskavasi selama sepuluh hari ke depan hingga tanggal 23 Oktober 2020.

"Ekskavasi sampai tanggal 23 Oktober di surat tugasnya. Nanti setelah ekskavasi ini selesai, kami akan presentasikan kajiannya ke warga, pihak pengembang, dan pemerintah setempat," tutupnya.

Tags
Anda Sedang Membaca:

BPCB Jatim Ekskavasi Struktur Bangunan Kuno Peninggalan era Singosari

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT