Jumat, 28 Januari 2022
Pendidikan

BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi Antusias Sambut Regulasi Yang Mengatur Kepesertaan Seluruh Ekosistem Pendidikan 

profile
Ikhwan

13 Januari 2022 15:11

34 dilihat
BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi Antusias Sambut Regulasi Yang Mengatur Kepesertaan Seluruh Ekosistem Pendidikan 

BANYUWANGI - BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi menyambut antusias adanya Surat Edaran Kemendikbud Ristek Nomor 8 Tahun 2021 Tentang Peningkatan Kepatuhan dan Kepesertaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Pada Satuan Pendidikan Formal Dan Non Formal. 

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi Eneng Siti Hasanah optimis, kebijakan Pemerintah pusat tersebut. Dengan adanya aturan tersebut seluruh pekerja di ekosistem pendidikan terlindungi oleh jaminan sosial ketenagakerjaan.

 "Perlindungan untuk tenaga pendidik dan kependidikan ini sangat penting, karena setiap pekerjaan mempunyai risiko," kata Eneng Siti Hasanah, Kamis (13/1/2021).

Pihaknya akan meneruskan dan mensosialisasikan aturan tersebut ke stake holder diwilayahnya hingga ke tataran paling bawah. Sehingga implementasi perlindungan jaminan sosial dapat merata di seluruh sektor.

Sebelumnya Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) mengeluarkan Surat Edaran Kemendikbud Ristek Nomor 8 Tahun 2021 Tentang Peningkatan Kepatuhan dan Kepesertaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Pada Satuan Pendidikan Formal Dan Non Formal. 

Sebagai tindak lanjut dari surat tersebut oleh sebab itu Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) menggandeng BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) menggelar sosialisasi penerapan aturan tersebut.

Kegiatan yang digelar secara hybrid tersebut diikuti oleh diikuti oleh seluruh Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, Kota/Kabupaten dan berbagai stakeholder lainnya. 

Dalam sambutannya Suharti mengatakan bahwa Kemendikbud Ristek telah mengeluarkan beberapa kebijakan strategis di dalam payung kebijakan merdeka belajar.

Seluruhnya ditujukan untuk mencapai visi yang ditetapkan oleh Presiden, yaitu terwujudnya Indonesia Maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong. 

“Salah satu kebijakan yang ditempuh adalah peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan. Bicara tentang kualitas, tentu di dalamnya ada perlindungan. Karena kita ingin memastikan bahwa seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan juga terlindungi dari risiko kerja dan sebagainya,” jelas Suharti. 

Dirinya juga menekankan bahwa dengan ada Instruksi Presiden tersebut, tentunya semua yang ada di ekosistem pendidikan perlu patuh terhadap arahan dari Presiden Joko Widodo. 

Sementara itu, Direktur Kepesertaan BPJAMSOSTEK Zainudin yang turut hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi kepada Kemendikbud Ristek yang telah berkomitmen dalam mewujudkan universal coverage jaminan sosial ketenagakerjaan, sesuai dengan amanah Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021. 

“Penghargaan yang tinggi juga kami berikan kepada jajaran Kemendikbud Ristek, di bawah pimpinan mas menteri dan bu sekjen yang telah dengan berbagai upaya melahirkan berbagai policy untuk memastikan perlindungan jamsostek hadir. Kemudian jajaran Pemda juga luar biasa dalam mengimplementasikan Inpres. Kepada seluruh pimpinan perguruan tinggi, satuan pendidikan sekolah yayasan dan seterusnya, mari kita inplementasikan Inpres dan surat edaran ini, sehingga seluruh pekerja di ekosistem pendidikan ini terlindungi oleh jaminan sosial ketenagakerjaan,”ujar Zainudin. 

Menurut data BPJAMSOSTEK, hingga saat ini terdapat 882 ribu tenaga kerja di ekosistem pendidikan yang sudah terdaftar menjadi peserta BPJAMSOSTEK, jumlah tersebut baru mencapai 36 persen dari jumlah total sejumlah 2,5 juta pekerja. 

Dalam kesempatan yang sama, BPJAMSOSTEK juga menyerahkan santuan kepada 2 ahli waris tenaga pengajar yang meninggal dunia. Masing-masing ahli waris mendapatkan santunan sebesar Rp184 juta dan Rp216 juta yang terdiri dari manfaat Jaminan Kematian (JKm), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP) dan Beasiwa untuk 2 orang anak. 

“Semoga hari ini akan jadi momentum kita memerdekakan para tenaga pendidik, tenaga pendukung, guru, dosen dan seluruhnya, melalui jaminan sosial ketenagakerjaan,” pungkas Zainudin. 

Tags
Anda Sedang Membaca:

BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi Antusias Sambut Regulasi Yang Mengatur Kepesertaan Seluruh Ekosistem Pendidikan 

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT