Kamis, 27 Januari 2022
Pemerintahan

Bupati Jember Akan Sanksi ASN yang Nekat Mudik

profile
Rochul

27 April 2021 10:21

29 dilihat
Bupati Jember Akan Sanksi ASN yang Nekat Mudik
Bupati Jember saat ditemui awak media

JEMBER - Sanksi tegas menanti Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Jember yang nekat mudik. Hal ini disebutkan Bupati Jember Hendy Siswanto yang menegaskan larangan musik bagi masyarakat Jember, khususnya bagi ASN. 

Bupati Jember Hendy Siswanto menuturkan,sesuai regulasi akan memberikan sanksi tegas jika ada ASN yang nekat mudik ataupun sengaja sembunyi - sembunyi.

Ia juga mengakui bila ada salah satu anggota keluarganya yang meninggal dunia akibat COVID-19, sehingga ia pun termasuk bagian dari penyintas COVID-19. Maka untuk mencegah angka kenaikan kasus COVID-19 di Jember instruksi tidak mudik itu tegas didengungkannya. 

"Saya harus tegas, saya akui saya alumni (Penyintas) Covid-19, tidak mudik tidak mengurangi keberkahan kok. Bahkan salah seorang keluarga saya ada yang meninggal karena Covid-19. Arahan pak Kapolda meneruskan kebijakan pemerintah tidak boleh mudik dari 22 April sampai 24 Mei 2021. Kami mohon maaf, dan masyarakat untuk maklum akan hal ini," kata Hendy saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, pada Selasa (27/4/2021). 

Menurut Hendy, pihaknya tegas menerapkan larang mudik tidak hanya untuk masyarakat Jember secara umum. Tetapi juga para ASN dilingkungan Pemkab.

"Jember kemarin sempat naik lagi jumlah penderitanya, meski tidak banyak. Tapi (virus) Covid-19 ini tidak bisa dilihat. Tidak mudik, tidak mengurangi keberkahan jadi tolong tidak mudik dulu," katanya.

Sedangkan untuk ASN, ada aturan tegas sesuai dengan regulasi. "Tentunya ada sanksi jika ada ASN yang melanggar tetap mudik. Ikuti aturan yang ada di pos-pos penyekatan nantinya ada tes PCR. Nantinya ada tujuh antar provinsi, antar kabupaten hanya satu (yakni pos pantau penyekatan)," katanya.

Untuk angkutan umum, Hendy mengatakan, tetap untuk beroperasi. "Tidak ada larangan, tapi tentunya sesuai dengan regulasi yang jelas dan hal itupun sudah diterbitkan pemerintah pusat," katanya.

Ia juga menambahkan, terkait mobil dinas yang ada di para pejabat. Tidak perlu untuk dikumpulkan di kantor Pemkab Jember. "Untuk mobil dinas tetap ditaruh di rumah masing-masing pejabat," tukasnya.(Lum)

Tags
Anda Sedang Membaca:

Bupati Jember Akan Sanksi ASN yang Nekat Mudik

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT