Rabu, 26 Januari 2022
Peristiwa Daerah

Cek Pengamanan Natal, Wali Kota dan Kapolresta Tinjau Gereja di Malang

profile
Admin

22 Desember 2020 13:34

148 dilihat
Cek Pengamanan Natal, Wali Kota dan Kapolresta Tinjau Gereja di Malang
Wali Kota dan Kapolresta Malang Kota saat cek gereja untuk kesiapan Natal

KOTA MALANG - Wali Kota Malang dan Kapolresta Malang Kota memimpin langsung pengecekan sejumlah gereja jelang puncak ibadah natal 2020. Berangkat dari Mapolresta Malang Kota pada Selasa (22/12/2020) rombongan langsung menuju pos pengamanan perbatasan di Pos Graha Kencana, Kelurahan Balearjosari, Blimbing, Kota Malang.

Setelah dari pos pengamanan rombongan Wali Kota Malang juga meninjau sejumlah gereja - gereja besar di Kota Malang. Beberapa titik gereja di antaranya, Gereja Yayasan Gotong Royong, Gereja Saint Albertus Jalan Ahmad Yani, Gereja Katolik Hati Yesus Kayutangan, Gereja Katedral Santa Maria di Jalan Ijen Malang, dan Gereja Lembah Dieng.

Selain meninjau gereja, rombongan juga meninjau pos pengamanan yang berada tak jauh dari gereja. Total ada empat pos pengamanan di sekitar gereja dan pos pengamanan di perbatasan masuk Kota Malang, yang ditinjau.

Wali Kota Malang Sutiaji menyatakan, dari kunjungan ke sejumlah gereja kepatuhan pengelola sudah mulai terlihat. Apalagi menjelang perayaan natal dimana ibadah harus tetap memperhatikan protokol kesehatan COVID-19, dengan membatasi jumlah jamaah yang hadir.



"Maksimal kalau ini kapasitas lebih dari 1.000, maksimal kita batasi 190. Kalau yang kecil persentasenya, tetap kita pakai presentase kemarin 25 persen dari kapasitas. Kalau memang jumlahnya kecil, jadi kita ga hitungan jumlah maksimal. Tapi hitungan persen," ucap Sutiaji.

Sutiaji mengatakan sejumlah gereja yang akan melaksanakan ibadah Natal telah memenuhi standar protokol kesehatan, mulai adanya fasilitas cuci tangan, pengecekan suhu tubuh, pengaturan jarak di dalam gereja, hingga pintu keluar masuk yang berbeda.

"Rata-rata pintu masuknya juga ini untuk protokol kesehatan Covid-19, pintu masuk sudah tertata. Ada hand sanitizer, pencuci tangan, ada cek suhu, terus baru masuk. Kalau hari ini di sini malah sudah didaftar, online pakai barcode, jadi orang-orang yang mau ke sini sudah dikunci selain tidak boleh yang terdaftar itu," jelasnya.

Selain pengamanan jamaah dalam hal protokol kesehatan Covid-19, Sutiaji juga meminta mewaspadai tingkat gangguan keamanan yang bisa jadi muncul saat ibadah Natal nanti.

"Jadi saya titip kepada semua jemaat kepada romo maupun uskup, untuk menjaga keamanan dua-duanya. Keamanan protokol Covid-19, maupun keamanan dari jemaat yang sedang menjalankan ibadah. Terlebih situasi politik kita lagi agak meningkat, maka saya minta semuanya kewaspadaan," bebernya.

Sementara itu Uskup Malang Pidyarto Gunawan SFD mengatakan, telah membatasi sejumlah jamaah gereja yang datang jauh sebelum pelaksanaan ibadah natal. Selain itu durasi ibadah juga dibatasi menjadi hanya 1 jam 15 menit dengan ibadah secara luring dan daring.

"Kapasitas total 700 cuma diizinkan 190 jamaah, setiap kali misa 190 jamaah 7 misa dibagi. Durasi ibadah 1 jam seperempat jam. Diperpendek ibadahnya untuk mengurangi resiko berkumpul," tukasnya. (Ris) 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Cek Pengamanan Natal, Wali Kota dan Kapolresta Tinjau Gereja di Malang

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT