Rabu, 19 Januari 2022
Peristiwa Daerah

Curhat Warga Sekitar Sumur Migas di Bojonegoro Akibat Rusaknya Jalan

profile
Admin

05 Oktober 2020 22:07

692 dilihat
Curhat Warga Sekitar Sumur Migas di Bojonegoro Akibat Rusaknya Jalan
Kerusakan jalan di Gayam Bojonegoro

BOJONEGORO – Ruas jalan di kawasan eksplorasi sumur minyak dan gas bumi (migas) Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro rusak parah.

 

Dari pantauan, ruas jalan yang rusak di antaranya di sepanjang jalan simpang empat Desa Sumengko dan Desa Clangap ke selatan hingga masuk ke Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam. Sementara dua jembatan di Desa Katur dan Desa Gayam, Kecamatan Gayam, juga telah berlubang. Kerusakan jalan dan jembatan tersebut tampak membahayakan pengemudi yang melintas.

 

Tokoh Pemuda Desa Brabowan Mbito mengatakan, kerusakan jalan dan jembatan yang disebabkan sering dilalui alat berat cukup mengganggu aktivitas warga dan pekerja eksplorasi migas.

 

“Beberapat jembatan dan jalan banyak yang rusak parah, ini cukup membahayakan pengemudi. Ini rusak karena dari dulu sampai sekarang sering dilalui alat berat,” tuturnya.

 

Keluhan juga muncul dari Sugeng Handoyo, warga Desa Ringin Tunggal, yang menyebut kerusakan jalan ini disebabkan adanya aktivitas lalu lalang alat berat eksplorasi sumur migas Jambaran Tiung Biru (JTB).

 

“Yang rusak itu jalan sepanjang Desa Mojodelik ke selatan sampai Desa Bandung Sawit (Kecamatan Ngasem) yang jalannya masih belum teraspal, karena masih tanah Perhutani," jelasnya.

 

“Banyak kendaraan besar yang melintas, misalnya dump truk, truk molen, tronton dan trailer melintas untuk mengangkut alat berat masih lewat jalan poros kecamatan, mulai perempatan Desa Clangap ke selatan sampai (Desa) Bandung Sawit,” imbuhnya.

 

Mobilitas pekerja sumur migas juga disebut Sugeng menjadi penyebab rusaknya jalan tersebut. Mengingat jalan tersebut merupakan salah satu akses vital jalanan menuju sumur eksplorasi migas.

 

“Banyaknya tenaga kerja yang terlibat di proyek tersebut, maka secara langsung juga berakibat padatnya lalu lintas yang melalui poros jalan kecamatan tersebut, baik kendaraan roda dua dan roda empat yang di pakai tenaga kerja,” terangnya.

 

Terpisah, Camat Gayam Agus Hariyana mengungkapkan jalan poros adalah wewenang desa dan kecamatan. Namun pihaknya memastikan telah mengusulkan perbaikan tersebut ke dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang).

 

"Rencana, tahun ini nanti kita usulkan, sebenarnya itu tidak lubang, karena kemarin ada orang membakar semak, sehingga sempat akan membakar jembatan yang berbahan kayu dan atas aspal. Alhamdulillah ada warga yang lapor ke pos dan dipadamkan,” pungkasnya.(Mustakim)

Tags
Anda Sedang Membaca:

Curhat Warga Sekitar Sumur Migas di Bojonegoro Akibat Rusaknya Jalan

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT