Minggu, 23 Januari 2022
Pemerintahan

DBHCHT Pamekasan Tertinggi se-Madura

profile
Faisol

20 Agustus 2021 09:34

54 dilihat
DBHCHT Pamekasan Tertinggi se-Madura
Ilustrasi tembakau (istimewa)

PAMEKASAN - Selama empat tahun berturut-turut, dana bagi hasil cukai tembakau (DBHCT) Kabupaten Pamekasan mengungguli 4 kabupaten di Madura, Jum'at (20/8/2021).

Rupanya, peningkatan anggaran itu semenjak Bupati Baddrut Tamam memimpin kabupaten Pamekasan mulai 2018 hingga 2021.

Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Zainul Arifin mengatakan, berkat dorongan legalisasi perusahaan rokok lokal terus dilakukan secara bersama antara Pemkab Pamekasan dengan Bea Cukai Madura.

"Pola kemitraan, pembinaan dan intensivikasi penyuluhan dengan menggugah kesadaran pelaku usaha rokok terus dilakukan," katanya.

Perlu diketahui bersama, berikut perincian perolehan DBHCHT Pamekasan selama kurun waktu 2018 hingga 2021.

Perolehan DBHCHT Pamekasan Tahun 2018 untuk Kabupaten Bangkalan Rp13,2 Miliar, Sampang Rp17,9 Miliar, dan Pamekasan Rp45,2 Miliar, sedangkan Sumenep Rp33,3 Miliar.

Lanjut, pada Tahun 2019, Perolehan DBHCHT Pamekasan lebih unggul lagi, Yakni Bangkalan Rp13,7 Miliar, Sampang Rp19,1 Miliar, Sumenep Rp34,4 Miliar dan untuk Kabupaten Pamekasan tertinggi lagi yaitu Rp47,2 Miliar.

Pada Tahun ketiga kepemimpinan Baddrut Tamam, Perolehan DBHCHT Pamekasan tetap tertinggi pada Tahun 2020. Dengan rincian Bangkalan Rp18 miliar, Sampang Rp25,9 miliar, dan Sumenep Rp40,9 miliar, serta tertinggi Pamekasan sejumlah Rp56,2 miliar.

Dan Tahun 2021 ini, Perolehan Dbhcht Pamekasan tetap bertahan di anggaran terbesar di 4 Kabupaten di Pulau Madura, dengan rincian Bangkalan Rp15 miliar, Sampang Rp26 miliar, Sumenep Rp40 miliar, dan Pamekasan Rp64,5 Miliar. (Adv)

Tags
Anda Sedang Membaca:

DBHCHT Pamekasan Tertinggi se-Madura

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT