Kamis, 27 Januari 2022
Peristiwa Daerah

Debit Sungai Ladingan Afur Naik, Ratusan Rumah Di Jember Kebanjiran

profile
Rochul

06 Februari 2021 19:07

291 dilihat
Debit Sungai Ladingan Afur Naik, Ratusan Rumah Di Jember Kebanjiran
Rumah di sekitar bantaran Sungai Landingan Afur kebanjiran

JEMBER - Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Jombang, Jember membuat Sungai Ladingan Afur meluap. Akibat luapan air sungai tersebut banjir menggenangi ratusan rumah di Dusun Krajan II, Desa Ngampelrejo, Kecamatan Jombang, dengan kisaran bervariasi mulai 40 sentimeter.

Tak hanya rumah, ratusan hektar permukiman sawah juga terdampak genangan akibat luapan Sungai Ladingan Afur. Sawah - sawah warga yang terendam mayoritas baru saja ditanami oleh para petani.

Seorang warga Dusun Krajan II Taufik menyatakan, banjir kali ini memang tergolong yang terbesar lantaran sampai masuk ke dalam rumah. Biasanya banjir hanya menggenangi jalanan di desa.

"Disini sering mas terjadi genangan air dan kali ini yang terparah hingga masuk kerumah.Biasanya cuma mengenang beberapa jam lantas surut. Mungkin ini disebabkan karena pendangkalan Sungai Ladingan Afur Bondoyudo yang dangkal," ungkap Taufik pada Sabtu sore (6/2/2021).

Akibat dari genangan tersebut pihak pemerintah Desa Ngampelrejo langsung datang ke lokasi dan mendata berapa warga yang terdampak.

Kepala Desa Ngampelrejo Nasyihudin Asik mengakui ada ratusan kepala keluarga di desanya yang terdampak banjir genangan Sungai Ladingan Afur. Mayoritas dari warga yang terdampak rumahnya berada di bantaran Sungai Ladingan Afur.

"Kami data, dan kami akan laporkan kepada kecamatan berapa ratus rumah yang terdampak.dan saya lihat yang paling parah yaitu warga Krajan 2, terutama yang dekat dengan bantaran Sungai Mlandingan (Sungai Ladingan Afur),"ungkap Nasyihudin Asik.

Asik sapaan akrabnya, mengakui bila banjir lantaran pendangkalan Sungai Landingan Afur yang melintasi desanya. Sebab sungai tersebut juga bermuara di Sungai Brotoyudo yang juga menjadi salah satu sungai besar di Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember.

"Banjir ini disebabkan oleh Sungai Ladingan Afur yang membelah desa, menuju sungai utama yaitu Sungai Brontoyudo, yang masuk wilayah Desa Padomasan. Sungai Ladingan Afur memang harus segera dinormalisasi agar kejadian ini tidak terjadi lagi," terangnya.

Tampan dari pantauan suarajatimpost, hingga Sabtu petang debit air banjir kian bertambah. Cuaca yang hujan menambah ketinggian air kian meningkat. Sejumlah warga desa di bantaran Sungai Landingan Afur juga tampak mulai bersiap mengungsi.

Sementara beberapa ternak warga sudah diungsikan ke tempat yang lebih tinggi  dikarenakan kondisi air hingga saat ini masih belum turun. (Lum)

Tags
Anda Sedang Membaca:

Debit Sungai Ladingan Afur Naik, Ratusan Rumah Di Jember Kebanjiran

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT