Rabu, 26 Januari 2022
Hukum

Demo IAIN Madura Ricuh, Polres Pamekasan Kembali Tangkap 2 Terduga Pengerusakan

profile
Faisol

07 Agustus 2021 10:29

83 dilihat
Demo IAIN Madura Ricuh, Polres Pamekasan Kembali Tangkap 2 Terduga Pengerusakan
Suasana Polres Pamekasan

PAMEKASAN - Polres Pamekasan kembali menangkap dua terduga pengerusakan fasilitas kampus IAIN Madura. Pengerusakan ini sendiri terjadi saat aksi demonstrasi jilid II pemotongan Uang Kuliah Tunggal (UKT), pada Jumat 30 Juli 2021 lalu. 

Kasubbag Humas Polres Pamekasan AKP Nining Dyah mengatakan, dua orang yang berhasil ditangkap berinisial IT (20) asal Proppo dan MAK (19) warga Pakong. Sebelumnya, polisi berhasil mengamankan MDAA (21) asal Pademawu dan IFD (21). Sejauh ini, keempat tersangka tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka perusakan fasilitas kampus.

"Saat ini ada empat mahasiswa yang ditangkap, untuk korlap masih menunggu perkembangan selanjutnya," katanya, pada Sabtu pagi (7/8/2021). 

Dikatakan Nining, barang bukti yang berhasil diamankan dalam kasus perusakan kemaren berupa pecahan kaca, pecahan paving, batu gunung, dua CCTV, dua tabung gas, dua monitor, kursi lipat, botol bekas air mineral berbau BBM.

"Pasal yang disangkakan yaitu pasal 170 atau 406 juncto 55 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun 6 bulan penjara," pungkasnya.

Diketahui, mahasiswa IAIN Madura dalam aksinya membakar Pos Satpam dan merusak Aula kampus. Bermula dari tindakan anarkis itu, meraka dilaporkan ke Polres Pamekasan oleh Rektor IAIN Madura Mohammad Kosim.

Sebelumnya diberitakan aksi demonstrasi meminta pemotongan UKT mahasiswa IAIN Madura pada Jumat 30 Juli 2021 berujung ricuh. Pembakaran ban bekas dan pengerusakan sejumlah fasilitas kampus mewarnai unjuk rasa yang digelar para mahasiswa menutut keringanan biaya perkuliahan. 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Demo IAIN Madura Ricuh, Polres Pamekasan Kembali Tangkap 2 Terduga Pengerusakan

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT