Minggu, 23 Januari 2022
Hukum

Di Lumajang Masih Satu Titik CCTV, Jangan Terpancing Berita Hoax

profile
achmad fuad

28 Maret 2021 18:56

116 dilihat
Di Lumajang Masih Satu Titik CCTV, Jangan Terpancing Berita Hoax
Ilustrasi tilang elektronik (istimewa)

LUMAJANG - Pesan berantai mengenai titik - titik pemberlakuan tilang elektronik atau E-Tle beredar di media sosial. Pesan tersebut bahkan juga tersebar berantai melalui grup - grup whatsapp yang ada di Kabupaten Lumajang. 

Pada pesan berantai itu disebutkan adanya 14 titik lokasi pemberlakuan tilang elektronik di Lumajang, yakni di Simpang empat ST, Simpang empat Adipura, Simpang Tiga Sukodono, Simpang Tiga Dawuhan, hingga Simpang Empat Klojen.

Selanjutnya, ada Simpang Empat P3, Simpang Tiga Gladag Abang, Simpang Empat SMADA, Simpang Empat SMP Sukodono, Simpang Lima Cokro, Simpang Tiga Gozali, Simpang Tiga SMASA, Simpang Tiga JLT Tukum, dan Simpang Tiga JLT Wonorejo. 

Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP Bayu Halim Nugroho mencoba meluruskan bahwa info yang beredar itu tak benar. Mengingat pihaknya baru menyiapkan satu titik penerapan tilang elektronik tersebut. 

"Tidak benar itu hoaks, di Lumajang hanya menyiapkan satu titik, Insya Allah dalam waktu dekat sudah bisa diterapkan," katanya, saat dikonfirmasi pada Minggu (28/3/2021). 

Bayu juga meminta masyarakat Lumajang jangan mudah terpancing dan terprovokasi oleh informasi yang beredar dari sumber yang tidak jelas. "Cari dulu info yang benar sumbernya, jangan dari grup," ucapnya. 

Kepada pengguna jalan, dirinya mengimbau untuk masyarakat agar terus mematuhi peraturan lalu lintas, jangan sering menerobos lampu merah, roda jangan nempel garis putih saat berhenti di lampu merah.

"Jika pengguna jalan main HP saat diatas kendaraan, pasti terpantau, kalau dirasa sangat penting, mendingan minggir berhenti dulu," katanya lagi.

Mantan Wakasatlantas Polres Malang Kota ini, berpesan kepada semua pengguna jalan untuk selalu pake helm SNI, lampu kendaraan roda dua jangan  sampai lupa menyala siang dan malam hari.

"Selalu patuhi rambu-rambu lalin biarpun ditempat sepi, karena CCTV mungkin ada ditempat yang tidak terlihat dan kita tidak tahu," tambahnya.

Jika meminjamkan kendaraan bermotor, menurut Kasat Lantas, pemilik kendaraan bermotor harus meyakinkan orang yang pinjam harus taat dalam berlalu lintas.

"Karena yang dapat sanksi atau denda itu yang punya motor bukan yang pinjam, yaitu pemilik sesuai di STNK," pungkasnya. 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Di Lumajang Masih Satu Titik CCTV, Jangan Terpancing Berita Hoax

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT