Sabtu, 22 Januari 2022
Peristiwa Daerah

Ratusan Warga Jember Geruduk Balai Desa, Apa Penyebabnya?

profile
Rochul

29 Desember 2021 18:00

55 dilihat
Ratusan Warga Jember Geruduk Balai Desa, Apa Penyebabnya?
Ratusan Warga Saat Meluruk Desa Kramat Sukorharjo- Kecamatan Tanggul.

JEMBER,- Ratusan warga Desa Kramat sukoharjo Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember Meluruk kantor Desa setempat. Rabu, (29/12/2021)

Kedatangan Ratusan warga yang secara Spontanitas tersebut langsung menduduki kantor desa sambil membawa poster bertuliskan" Pecat perangkat desa tidak netral".

"Pecat perangkat desa tak netral” hal tersebut terlihat dari salah satu poster yang dibawa warga Kramat sukoharjo.

Ada juga poster yang memakai bahasa madura dengan tulisan "Mun andik  maloh, ambu cong (kalau punya malu berhenti)" bunyi poster lainnya yang mendesak perangkat mundur.

Koordinator aksi, Niman dalam kesempatan tersebut mengatakan, bahwa ada perangkat Desa Kramat sukoharjo yang tidak netral saat gelaran Pilkades kemarin.

Ada juga perangkat desa yang tidak dapat bekerja dengan baik melayani masyarakat serta ada dugaan perangkat desa yang menyelewengkan dana.

"Ini aspirasi warga kepada pak Kades, tolong segera ditindaklanjuti masalah ini biar desa itu bersih dari orang orang yang tidak bisa bekerja dengan baik," Kata Niman.

Niman berharap pihak desa untuk segera menindaklanjuti aspirasi masyarakat karena jika dibiarkan masyarakat juga yang akan menjadi korban nantinya.

"Masyarakat menginginkan pelayanan yang terbaik dari pemerintah desa, jika ada perangkat desa yang bekerja tidak sesuai janji sumpah jabatannya lebih baik mundur, karena warga butuh perangkat yang amanah" tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala desa Kramata sukoharjo bersama Kapolsek dan Danramil Tanggul tampak menerima penyampaian aspirasi warga itu.

Kepala Desa Kramat sukoharjo Dwi Siswanto mengatakan, pihaknya merespon aspirasi warga tersebut, dia akan segera menyampaikan aspirasi warganya itu kepada Camat, pemerintah daerah maupun kepada DPRD Jember, perihal desakan mundur bagi anak buahnya.

Selain itu, Kades mengungkapkan, pihaknya akan menyelidiki aspirasi dari masyarakat terkait dugaan beberapa oknum perangkat desa yang selama ini tidak profesional dalam bekerja.  

"Kami akan segera koordinasikan dengan BPD dan bapak camat, karena tidak bisa serta merta kades memberhentikan perangkat desa, semua ada mekanismenya," ucap Dwy Siswanto.

Dwi juga menerima pengaduan dari warga bahwa, ada beberapa oknum perangkat desa yang tidak netral dalam pilkades.

"Aspirasi itu meminta agar perangkat desa yang tidak netral agar segera mengundurkan diri.semua kita tampung dan selanjutnya kami koordinasikan dengan pihak dinas Pemberdayaan masyarakat dan desa," terang Dwy.(Lum)

Terlihat masyarakat sekitar 30 menit setelah menyampaikan aspirasi bersama pihak muspika dan kepala desa, masyarakat membubarkan diri dengan tertib dan pulang kerumah masing masing. (Lum)

Tags
Anda Sedang Membaca:

Ratusan Warga Jember Geruduk Balai Desa, Apa Penyebabnya?

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT