Rabu, 26 Januari 2022
Peristiwa Daerah

Diduga Langgar Protokol Kesehatan, Hajatan Nikah Warga Kedaton Kapas Dibubarkan

profile
Admin

28 Desember 2020 17:36

2.9k dilihat
Diduga Langgar Protokol Kesehatan, Hajatan Nikah Warga Kedaton Kapas Dibubarkan
Hajatan nikahan warga dibubarkan petugas gabungan

BOJONEGORO – Hajatan pernikahan warga Desa Kedaton, Kecamatan Kapas dibubarkan petugas gabungan lantaran dianggap melanggar protokol kesehatan. Pembubaran hajatan warga Kedaton ini dilakukan pada Senin siang (28/12/2020) sekitar pukul 13.30 WIB oleh kepolisian, Koramil Kapas, dan puskesmas setempat.

 

Kedatangan petugas gabungan ini membuat pemilik hajatan bernama Muhammad Fatmin dan warga yang tengah menghadiri hajatan terkejut. Diduga petugas sengaja membubarkan acara hajatan warga lantaran melanggar protokol kesehatan dan dilakukan selama dua hari dua malam dengan hiburan musik elektone.

 

Sebanyak 17 orang yang tengah hadir di acara hajatan itu bukan langsung didata. Tak hanya tamu undangan, pemilik acara hajatan Muhammad Fatmin juga turut dimintai keterangan dan didata oleh petugas gabungan. Tak hanya didata sejumlah orang tersebut juga langsung dilakukan tes rapid di tempat.

 

Dari hasil pengetesan rapid kepada sejumlah warga, baik dari pemilik hajat maupun tamu undangan, seluruhnya dinyatakan nonreaktif.


 

petugas mendata dan melakukan rapid test pemilik dan tamu undangan hajatan


"Mereka yang datang rata - rata bukan warga sini, mereka supir – supir semua, kemarin juga sudah elektun, bukan hari ini saja,” ujar tetangga pemilik hajat yang enggan disebutkan namanya.

 

Sementara itu Kapolsek Kapas AKP Yaban menerangkan, pihaknya telah menerima pengaduan dari warga bahwa pemilik hajat telah mengadakan hajatan selama dua hari dua malam. Hal ini pula yang membuat jajarannya melakukan tindakan tegas guna mengurangi kerumunan di warga.

 

“Kita lakukan tindakan tegas, tadi tamu undangan dan warga total ada 17 orang kita rapid test di tempat, hasilnya semua nonreaktif. Kita juga mengamankan tempat minum yang kita duga miras jenis tuak,” terangnya.

 

Sedangkan Kepala Desa Kedaton Kapas Suntiyono mengatakan, bila hajatan yang dilakukan seorang warganya diangkui tak mengantongi izin. Bahkan sebelumnya pihak desa telah memperingatkan pemilik hajat untuk menunda atau menyelenggarakan hajatan secara sederhana, namun tidak digubris.

 

"Ini tidak ada izin, dan desa juga tidak mengeluarkan izin. Tapi hal ini telah kita peringatkan, soal prokes tersebut," ucap Suntiyono ditemui suarajatimpost.

 

Suntiyono juga meminta warganya agar mematuhi protokol kesehatan Covid-19 di tengah peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro. Ia juga menegaskan warganya agar tak menggelar hajatan atau acara yang mengundang kerumunan.

 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Diduga Langgar Protokol Kesehatan, Hajatan Nikah Warga Kedaton Kapas Dibubarkan

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT