Rabu, 26 Januari 2022
Ekonomi

Dindag Lumajang Bahas Kajian Hasil Tembakau, Ini Hasilnya

profile
Achmad

21 Oktober 2021 09:33

21 dilihat
Dindag Lumajang Bahas Kajian Hasil Tembakau, Ini Hasilnya
Pembahasan kajian hasil tembakau oleh Dinas Perdagangan Lumajang

LUMAJANG - Dinas Perdagangan (Dindag) Kabupaten Lumajang, kembali menggelar kajian terkait industri hasil tembakau (KIHT). Kajian ini sendiri dilakukan di ruang pertemuan Dindag Lumajang, pada Kamis pagi (21/10/2021). 

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Perindustrian Dindag Kabupaten Lumajang, Eko Hadi Supriyono, jika Kajian Industri Hasil Tembakau (KIHT) kali ini di ikuti beberapa OPD dan dari Kecamatan Klakah.

"Perencanaan pendirian KIHT tahap awal direncakan di wilayah utara sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) atau di wilayah sentra penghasil tembakau," kata Eko Hadi kepada wartawan.

Menurutnya, titik lokasinya belum ditentukan dan masih belum tahu secara pasti, tapi nanti kata Eko akan diupayakan secepatnya ditentukan, dan itupun tidak lepas acuan RTRW.

Dari peserta yang diundang dan dari Kecamatan Klakah, kata Eko Hadi, sangat banyak memberi masukan pada kegiatan kajian ini.

"Seperti Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), memberi masukan agar masalah perijinan harus diperhatikan, dan dari Dinas Lungkungan Hidup (DLH) masalah Amdal harus diprioritaskan," jelasnya.

Sedangkan dari Bagian Hukum Setda Lumajang Eko Hadi menuturkan, telah memberi masukan seputar dasar hukumnya, agar kedepan tidak timbul masalah dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) menyampaikan agar diperhatikan masalah status tanahnya harus jelas.

Pemateri dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarajat (LP2M) Universitas Jember yang diketuai oleh Dr. Ir. Herlina MP, dengan anggotanya Dr. Siswoyo Soekarno, MP Eng, Yusri Baehaqi SE, MP. dan Dedy Kurniawan, SP,MP.

Dr. Ir Herlina, MP mengatakan, kalau ini masih tahap awal, dan penentuan lokasi berdasarkan tata ruang dan wilayah Kabupaten Lumajang juga harus dilihat status tanahnya, apa layak untuk didirikan KIHT.

"Kita harus memperhatikan infrastuktur seperti jalan, jaringan listrik, jaringan air, apa menggunakan PDAM atau air bawah tanah, dan fasilitas lainnya," pungkasnya.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Dindag Lumajang Bahas Kajian Hasil Tembakau, Ini Hasilnya

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT