Rabu, 26 Januari 2022
Kesehatan

Dinkes Jember: Selama Pandemi, 486 Anak di Jember Positif Covid-19

profile
Rochul

16 Juni 2021 14:02

44 dilihat
Dinkes Jember: Selama Pandemi, 486 Anak di Jember Positif Covid-19
Dinas Kesehatan Jember.

JEMBER - Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember mencatat. Sejak awal Pandemi penyebaran Virus Covid-19 sekitar Maret 2020. 

Tercatat ada sebanyak 486 anak di Kabupaten Jember terkonfirmasi positif Covid-19. Dua diantaranya meninggal dunia karena virus tersebut.

Menurut Plt. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Plt. Kabid P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jember dr. Alfi Yudisianto, banyaknya pasien anak terkonfirmasi positif Covid-19 itu, diduga karena tertular dari orang tuanya.

"Atau dari kluster keluarga. Karena sejak awal pandemi kegiatan anak ini kan dibatasi hanya di rumah, dan kegiatan tatap muka dilakukan secara daring," kata dokter Alfi, Rabu, (15/6/2021).

Ia menjelaskan, untuk penanganan pasien Covid-19 khusus anak ini. Tidak ada bedanya dengan penanganan pasien dewasa pada Umumnya.

" Cara Penanganan sama, yakni diawali dengan melakukan swab tes dan isolasi diri atau jika butuh perawatan di rumah sakit. Dilakukan isolasi di ruangan khusus rumah sakit," Ungkapnya.

"Untuk data itu, dari 7000an kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Untuk pasien anak ini tercatat ada 486 anak," sambungnya.

Untuk gejala dari anak terkonfirmasi positif Covid-19 ini, katanya, tidak ada gejala. "Atau kategori OTG (orang tanpa gejala)," kata dokter Alfi.

Namun saat menjalani perawatan, lanjutnya, untuk pasien anak ini didampingi orang tuanya.

"Tapi ada juga yang tidak, karena mampu mandiri. Untuk yang didampingi orang tua, biasanya orang tuanya pun juga terkonfirmasi positif Covid-19," Imbuhnya.

Lebih jauh dokter Alfi menjelaskan, dari data yang dicatat oleh Dinkes Jember. Diketahui ada dua orang pasien anak yang meninggal saat menjalani perawatan. Namun ditanya terkait kisaran umur pasien yang dikategorikan anak-anak, dokter Alfi enggan menyebutkan secara detail.

"Tapi tidak karena komorbid, tetapi lebih banyak karena sesak nafas. Kondisinya kemudian menurun dan lemah," ungkapnya.

Dengan kondisi ini, dokter Alfi, tetap menghimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Karena dengan kondisi OTG, juga Covid-19 ini tidak hanya menyerang dewasa atau orang tua. Anak-anak pun juga sama. Sehingga harus dapat diwaspadai dan tetap menerapkan protokol kesehatan, karena pencegahan dini lebih penting," pungkasnya.(Lum)

Tags
Anda Sedang Membaca:

Dinkes Jember: Selama Pandemi, 486 Anak di Jember Positif Covid-19

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT