Sabtu, 29 Januari 2022
Kesehatan

Dinkes Yakin 70 Persen Penduduk Terbentuk Kekebalan Komunitas Usai Vaksinasi Covid-19

profile
Doi

03 Februari 2021 22:18

30 dilihat
Dinkes Yakin 70 Persen Penduduk Terbentuk Kekebalan Komunitas Usai Vaksinasi Covid-19
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko divaksin covid-19 Sinovac. (Foto: Diskominfo Pemkot Batu)

KOTA BATU – Pemberian vaksin covid-19 Sinovac telah diberikan kepada pejabat Forkompimda Kota Batu yang lolos skrining kesehatan, secara bertahap diberikan kepada kelompok prioritas tenaga kesehatan pada Kamis (28/1/2021) lalu. Dari populasi penduduk Kota Batu yang mencapai lebih dari 200 ribu jiwa, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu, dr Susana Indahwati menargetkan 70 persen dari populasi penduduk Kota Batu terbentuk kekebalan imunitasnya.

Untuk proses vaksinasi, lanjut Susan, suntikan ke dua akan dilakukan dua minggu setelah pelaksanaan vaksinasi pertama atau setelah 14 hari. "Tepat di tanggal 11 Februari 2021. Akan dilakukan penyuntikan ke dua. Bagi yang hari ini sudah dilakukan vaksinasi," jelas perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Komisariat Kota Batu.

Sementara itu, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan, untuk mendukung program vaksinasi di Kota Batu dikucurkan anggaran senilai Rp 2,9 miliar. "Anggaran itu bersumber dari APBD 2021. Anggaran itu dipergunakan untuk belanja modal, belanja bahan habis pakai, dan belanja sosialisasi tingkat kota," jelas Dewanti.

Rinciannya, untuk belanja modal senilai Rp 1,9 miliar berupa vaccine refrigerator 6 unit, vaccine carrier 90 box. Belanja bahan habis pakai senilai Rp 986 juta. Meliputi spuit 3 CC 1000 box, safety box 1.975 pcs, alkohol swab 2.000 box, plasterin 1.000 box, apron disposible 1.050 box.

Prosedurnya sesuai dengan terbitnya Keputusan Menteri Keuangan nomor 30/KM.7/2020. "Pemkot Batu akan melakukan perubahan anggaran vaksinasi 2021. Keputusan Menteri Keuangan itu, mengatur tentang penggunaan sebagian dana alokasi umum (DAU) atau dana bagi hasil untuk mendukung pendanaan vaksinasi Covid-19," tegas politisi PDI-P itu.

Dalam aturan tersebut dijelaskan, masih kata dia, minimal provinsi ataupun kabupaten/kota menganggarkan 4 persen dari DAU 2021. "Atau disesuaikan dengan kebutuhan daerah dengan memperhatikan jumlah penduduk dan jangkauan wilayah distribusi. Bagi daerah yang tak mendapat alokasi DAU 2021, pendanaan vaksinasi bisa diambilkan dari dana bagi hasil sesuai kemampuan keuangan daerah," jelas dia.

Secara teknis, kami masih menunggu pembahasan antara Tim Anggaran Pemkot Batu dan Badan Anggaran DPRD. Memang harus dilakukan pembahasan dulu untuk itu,” pingkas dia. (Doi Nuri)

Tags
Anda Sedang Membaca:

Dinkes Yakin 70 Persen Penduduk Terbentuk Kekebalan Komunitas Usai Vaksinasi Covid-19

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT