Sabtu, 29 Januari 2022
Pemerintahan

Dua Tempat Tambahan Isolasi Pasien Covid-19 Disiapkan Pemkab Jember

profile
Rochul

26 Juli 2021 21:56

1.2k dilihat
Dua Tempat Tambahan Isolasi Pasien Covid-19 Disiapkan Pemkab Jember
Rapat koordinasi Forkopimda Jember penanganan COVID-19

JEMBER - Pemkab Jember menyiapkan dua lokasi untuk isolasi mandiri (isoman) bagi masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dua lokasi itu berada di Hotel Kebon Agung, Kecamatan Kaliwates dan Stadion Jember Sport Garden (JSG), Kecamatan Ajung.

Menurut Bupati Jember Hendy Siswanto, nantinya bagi warga yang menjalani isoman di dua lokasi itu. Terkait biaya perawatan nantinya akan ditanggung oleh Pemkab Jember. Kemudian bagi keluarga pasien yang ditinggalkan dan menjalani perawatan. Untuk kebutuhan sehari-hari, juga akan dibantu oleh  Pemkab Jember.

"Untuk yang menjalani isolasi mandiri terpusat ini, semua kita biayai. Termasuk keluarganya yang ditinggalkan, saat pasien dirawat di sini (lokasi isoman). Kita (juga) berikan sembako, makan sehari tiga kali, biar wabah covid-19 ini tidak menyebar kemana-mana," kata Bupati Hendy, Senin (26/7/2021).

Terkait lokasi isoman di Hotel Kebonagung yang notabene adalah aset milik Pemkab Jember itu, kata bupati, memiliki kapasitas ruangan untuk merawat pasien isoman sebanyak 66 kamar. "Nantinya ditambah tenda, bisa sampai 120 orang yang merawat. Selain itu, kita juga menyiapkan ruangan isolasi mandiri di Stadion JSG. Kemudian untuk jumlah tenaga yang harus disiapkan, mencapai 305 an untuk satu lokasi isoman itu. Mudah-mudahan tidak ada pasien yang isoman disini," terangnya.

Ditanya perihal masih tingginya angka terkonfirmasi positif Covid-19 di Jember. Hendy mengatakan, kondisi saat ini sulit diprediksi.

"Karena antara keperluan ekonomi dan Covid saling beriringan, warga kita masih banyak yang belum mampu. Mereka bekerja hari ini, untuk dimakan hari ini, dan mereka kalau hanya demam saja tidak sampai dirasakan saat bekerja, padahal ketika selanjutnya sesak nafas maka bisa nyebar kemana-mana, baru periksa," ujarnya. 

Kemudian menyikapi tindak kekerasan yang terjadi di beberapa wilayah di Jember. Diyakini oleh Hendy, karena kurangnya pemahaman dalam proses pemulasaran jenazah untuk masyarakat dan perlu pendekatan persuasif untuk semua lini.

"Seperti di Silo itu, seluruh proses pemulasaran jenazah sudah sesuai SOP. Maka untuk pemakaman (tentunya), harus sesuai protokol covid," tandasnya.(Lum)

Tags
Anda Sedang Membaca:

Dua Tempat Tambahan Isolasi Pasien Covid-19 Disiapkan Pemkab Jember

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT