Kamis, 27 Januari 2022
Peristiwa Nasional

Dugaan Pungli KPPS Kabupaten Jember Jadi Perbincangan

profile
Admin

28 November 2020 15:37

2.4k dilihat
Dugaan Pungli KPPS Kabupaten Jember Jadi Perbincangan
Pihak KPPS Kecamatan Gumukmas Saat Berikan Statment Kepada Insan Media.

JEMBER,- Dugaan Pungutan Liar (Pungli) oleh Ketua Panitia Pemungutan Suara (KPPS) hangat diperbincangkan oleh warga Kabupaten Jember.

Hal ini dikarenakan honor biaya transportasi diduga tidak dibagikan oleh pihak PPS.

Selain itu minimnya informasi terkait adanya honor transportasi saat acara pelantikan KPPS beberapa hari lalu membuat hal ini simpang siur informasi siapa yang diduga bermain atau ngemplang Jatah Transportasi KPPS di Kecamatan Gumukmas.

Dugaan pungli atau pungutan liar dikalangan penyelenggara pemilu kabupaten jember tahun 2020 ini mulai ramai diperbincangkan hingga ada yang membuat Histori di Whatsap.

"Kepada yth PPS Purwoasri yang saya banggakan Mohon Maaf sebelumnya Kalau pertanyaan saya ini membuat panjenengan semua gak nyaman tapi ini harus saya pertanyakan karena menyangkut dengan hak hak kita sebagai kpps.,saya dapat informasi dari salah satu pos kecamatan sebelah bahwasannya pelantikan dan bimtek semalam yang kita laksanakan ada uang transportasinya yaitu Rp 50000! Tapi kita kita kok tidak dapat!!?? Mohon klarifikasi nya" hal ini tersebar dikalangan wartawan hingga penelusuran dilakukan untuk menguak kejelasan atas informasi dugaan penyerobotan hak KPPS di 8 Desa di kecamatan Gumukmas.

Dugaan ini berawal dari kecurigaan salah satu KPPS Kecamatan gumukmas yang mengetahui bahwa saat pelantikan KPPS di kecamatan masing masing kpps berhak menerima honor biaya transportasi sebesar lima puluh ribu rupiah.

Namun hingga selesai acara dan pulang masing masing tidak satupun KPPS yang menerima honor tersebut.

Hal ini membuat pertanyaan karena tidak ada pemberitahuan terhadap informasi honor tersebut.

Eko budi waluyo KPPS tps 01 mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui adanya informasi dan pemberitahuan bahwa ada honor transportasi sebesar lima puluh ribu rupiah.

β€œSaya tanda tangan sebanyak dua kali, namun tidak ada apa-apa, jika ada honor transportasi hendaknya dibagikan karena hal tersebut sudah menjadi hak kpps secara jelas” paparnya. Sabtu, (28/11/2020).

Ditempat terpisah, salah satu PPK/PPS Berinisal Z-N guna untuk memberikan informasi pasti terkait rumor yang beredar yang disinyalir hak KPPS masih belum diberikan atau memang sengaja tidak diberikan.

β€œKalau sampean bilang diduga Saya tidak memberikan honor KPPS memang saya tidak memberikan honor kepada kpps karena saya yang punya alasan,” singkatnya.

Sekedar informasi, di kecamatan lain seperti halnya Kencong Honor transportasi juga diberikan yaitu Rp 50000 dan juga konsumsi 15000 hal tersebut dilontarkan oleh Koordinator PPK/PPS yang engan disebutkan namanya. (Ema Wasta)

Tags
Anda Sedang Membaca:

Dugaan Pungli KPPS Kabupaten Jember Jadi Perbincangan

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT